Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas Masjid Raya Bintaro Jaya Jadi Lokasi Bimtek Manajemen Masjid Modern bagi 24 Masjid Tangsel Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu! Bimba Happy Smart Cabang Karawang Resmi Dibuka, Dorong Pendidikan Anak yang Menyenangkan

Opini

Pilihlah Jalan Yang Benar, Bukan Yang Nyaman

badge-check


					Pilihlah Jalan Yang Benar, Bukan Yang Nyaman Perbesar

Oleh Ustadz Shamsi Ali Al-Nuyorki

Keberhasilan sejati tidak pernah datang secara spontan dan tanpa rintangan. Alamiahnya kesuksesan tumbuh dari jalan terjal yang dilalui dengan sabar, dari pedih yang diterima dengan lapang, dan dari air mata yang diseka dengan keyakinan penuh. Jalan kebenaran dan kesuksesan sehati tidak selalu mudah, tetapi mengantar hati menuju kepada Pencipta Yang di tanganNya segala sesuatu.

Menjadi sukses dan berhasil dalam pandangan manusia memang menjadi keinginan banyak orang. Namun sering kali kita lupa, bahwa setiap puncak memiliki jalan terjal, setiap keberhasilan memiliki harga, dan setiap kemuliaan memiliki pengorbanan. Sayangnya, tidak semua orang berani menanggung perihnya Perjalanan menuju puncak itu. Padahal di situlah letak kemuliaannya. Ketika seseorang kuat dalam perjalanan sulit itu, sesungguhnya ia sedang berjalan menuju ke puncak kesuksesan itu.

Allah telah mengingatkan dalam firman-Nya bahwa kehidupan ini tidak akan lepas dari ujian agar manusia sadar dan tumbuh menjadi

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

Ayat ini menegaskan bahwa kesulitan bukanlah tanda kegagalan, melainkan bagian dari skenario Ilahi yang mengandung hikmah besar. Orang yang sabar bukan sekedar mampu menahan diri, tetapi yang mampu melihat cahaya di balik gelapnya ujian.

Sering kali manusia hanya ingin hasil, tetapi enggan menjalani proses. Ingin manisnya hasil, tetapi menghindari pahitnya proses. Padahal dalam Islam, kenikmatan yang hakiki justru lahir dari kesabaran dalam menghadapi sulitnya proses. Sebagaimana diungkapkan oleh para ulama, kenikmatan abadi tidak akan diraih dengan kenikmatan sesaat. Dunia hanyalah tempat persinggahan, akhirat itulah tujuan untuk kesuksesan dan kabahagiaan sejati.

Rasululla memberikan tuntunan yang sangat jelas tentang bagaimana seorang mukmin seharusnya menyikapi ujian hidup.

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah baik baginya, dan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa rasa pedih yang kita alami bukanlah sesuatu yang sia-sia, melainkan ladang pahala, jalan menuju kematangan iman, dan bukti bahwa Allah sedang membentuk kita menjadi pribadi-pribadi yang lebih tangguh.

Ketika seseorang memilih jalan kebaikan, jalan taat, jalan yang diridhai Allah, maka jangan berharap jalannya selalu mulus. Justru sering kali jalan itu penuh ujian, karena Allah ingin melihat kesungguhan hamba-Nya. Apakah ia tetap bertahan ketika lelah, apakah ia tetap istiqamah ketika diuji, dan apakah ia tetap bersyukur ketika hasil belum terlihat.

Ketika kita merasakan pedih, lalu kita mampu bersyukur, itu pertanda bahwa kita sedang berada di jalan yang benar. Sebab hanya hati yang hidup yang mampu melihat makna atau hikmah di balik rasa sakit. Hanya iman yang kuat yang mampu mengubah luka menjadi pahala.

Allah menyampaikan:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Perhatikan, Allah tidak mengatakan “setelah kesulitan ada kemudahan, tetapi “bersama kesulitan ada kemudahan”. Artinya, di saat kita merasakan kesulitan yang berat, sesungguhnya di saat itu pula Allah sedang menyiapkan jalan keluar. Hanya saja, sering kali kita tidak sadar dan tidak sabar menunggunya.

Maka jangan pernah merasa lemah ketika jalan hidup terasa berat, selama kita berada di jalan kebenaran dan  ketaatan. Jangan pula irihati kepada mereka yang tampak mudah dalam perjalanan hidup. Bisa jadi itu hanyalah kenikmatan sesaat yang menipu. Yakinlah bahwa setiap rasa sakit yang dirasakan di jalan kebenaran akan berakhir kebahagiaan yang jauh lebih besar dan abadi.

Sebagai penutup, Perjalanan hidup ini bukan tentang seberapa cepat kita sampai, tetapi tentang bagaimana kita menjalaninya. Apakah kita memilih jalan yang diridhai Allah, meski berduri, atau jalan yang nyaman tapi penuh dengan murka-Nya. Jika hari ini terasa berat, syukuri karena boleh jadi itu tanda jika Allah sedang menggiring kita menuju kepada kesuksesan yang hakiki. Kesuksesan yang membawa kebahagiaan, dunia-akhirat.

Jamaica Hills, 11 April 2026

Penulis Adalah:
Direktur Jamaica Muslim Center & Presiden Nusantara Foundation

Baca Lainnya

Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029

12 September 2026 - 10:06 WIB

HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo

12 September 2026 - 10:04 WIB

Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara.

12 September 2026 - 10:02 WIB

MENGHITUNG ARTI, BUKAN KONEKSI: KETULUSAN YANG TERUJI DI KALA LAPANG DAN SEMPIT

11 September 2026 - 08:05 WIB

Ketika Agama Menjadi Cermin Kekuasaan: “Membaca Kontroversi Islam Ala Prabowo”

9 September 2026 - 12:55 WIB

Trending di Opini