Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Opini

::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani

badge-check


					::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani Perbesar

SEPULUH tahun lalu, tepatnya Jumat, 8 April 2016, Gubernur Kepulauan Riau H Muhammad Sani, berpulang di RS Abdi Waluyo, Jakarta, pukul 15.00 WIB, di usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Makam Pahlawan Batu 5, Kota Tanjungpinang.

Banyak inspirasi dan motivasi yang bisa diunduh dari mantan camat dan Sekretaris Daerah Kota Batam ini, ketika membuka buku biografinya berjudul “Untung Sabut”, yang terbit dan diluncurkan di Batam pada Mei 2011 silam.

Salah satu yang menarik, kisah tentang almarhum dengan sepeda. HM Sani, yang saat itu tinggal Paritmangkil, Sungaiungar, di selatan Pulau Kundur, kini Kabupaten Karimun, harus menempuh jarak delapan kilometer agar bisa bersekolah di Tanjungbatu.

Untunglah, di Parit Mangkil, ia bertemu Ku Yu Fak, yang juga siswa di sekolah yang sama. Dari sanalah perjalanan bersejarah itu dimulai.

“Karena tak ada sepeda, setiap hari saya menumpang sepeda Ku Yu Fak. Berganti-ganti kami saling membonceng. Kami mengayuhnya dengan penuh kegembiraan. Berhari-hari, jalan yang sama kami lalui. Tak peduli bagaimana cuaca hari itu.”

Sepeda yang mereka pakai, tentu masih sederhana. Belum tersentuh teknologi perpindahan gigi (gear shifting) seperti saat ini. Jalan panjang nan berliku itupun masih lusuh dan berbatu. Namun, justru inilah yang membentuk jiwa kepemimpinan remaja yang kelak menjadi birokrat dan politisi tangguh itu.

Dari kisah sederhana tokoh yang meninggal di paruh kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Kepri tersebut, kita belajar bahwa: pencapaian besar sering kali tumbuh dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan hati. Alfatihah untuk almarhum H Muhammad Sani.

Bagaimana menurut Anda? (riza)
__
DISARIKAN dari tulisan Rizal Saputra: Satu Dekade H Muhammad Sani

Baca Lainnya

Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029

12 September 2026 - 10:06 WIB

HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo

12 September 2026 - 10:04 WIB

Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara.

12 September 2026 - 10:02 WIB

MENGHITUNG ARTI, BUKAN KONEKSI: KETULUSAN YANG TERUJI DI KALA LAPANG DAN SEMPIT

11 September 2026 - 08:05 WIB

Ketika Agama Menjadi Cermin Kekuasaan: “Membaca Kontroversi Islam Ala Prabowo”

9 September 2026 - 12:55 WIB

Trending di Opini