Sekda Firmansyah: Mubaligh Berperan Penting Menjaga Persatuan dan Menangkal Hoaks Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah” Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 Semarak Sumpah Pemuda di TK Negeri Pembina 1, Tanamkan Karakter Patriotik Sejak Dini BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Sumatera Utara

Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu”

badge-check


					Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu” Perbesar

Lantaknews.com. Karo-Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok II Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat Desa Budaya Lingga melalui pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan, yaitu pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS serta rebranding produk lokal Terong “Bre Tepu”.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 dengan memberikan pendampingan kepada lima pelaku UMKM di Desa Budaya Lingga dalam pembuatan dan penggunaan QRIS. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa/i KKN tidak hanya membantu proses pembuatan QRIS, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai cara menggunakan QRIS sebagai salah satu pilihan pembayaran dalam kegiatan jual beli.

Pendampingan ini dilakukan melihat semakin berkembangnya penggunaan transaksi non-tunai di tengah masyarakat. Melalui QRIS, pelaku UMKM dapat memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis kepada konsumen tanpa harus bergantung sepenuhnya pada uang tunai. Mahasiswa/i KKN juga mendampingi pelaku usaha agar tidak hanya memiliki QRIS, tetapi memahami cara penggunaannya sehingga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Setelah memberikan pendampingan dalam aspek transaksi digital, mahasiswa/i KKN Kelompok II melanjutkan upaya pengembangan UMKM melalui rebranding produk Terong “Bre Tepu” pada 29 Agustus 2026. Rebranding ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap potensi produk lokal yang ada di Desa Budaya Lingga.

Terong “Bre Tepu” merupakan salah satu produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan diperkenalkan lebih luas. Karena itu, mahasiswa/i KKN membantu melakukan pembaruan pada identitas visual produk agar terlihat lebih menarik, mudah dikenali, serta memiliki ciri khas yang dapat merepresentasikan produk lokal Desa Budaya Lingga.

Proses rebranding tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Dengan identitas yang lebih kuat, produk diharapkan dapat lebih mudah dikenalkan kepada masyarakat di luar Desa Budaya Lingga.

Seluruh mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU turut berpartisipasi dalam kedua kegiatan tersebut. Keterlibatan mahasiswa dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pendampingan kepada pelaku UMKM, memberikan pemahaman mengenai penggunaan QRIS, hingga membantu proses pengembangan identitas produk Terong “Bre Tepu”.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat. Para pelaku UMKM mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKN. Menurut mereka, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan pengalaman baru yang sebelumnya belum mereka dapatkan, terutama terkait pembayaran digital dan pengembangan tampilan produk.

Respons positif tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membuka wawasan baru bagi pelaku UMKM untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU berharap pelaku UMKM Desa Budaya Lingga dapat semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya. Pemanfaatan QRIS menjadi langkah menuju transaksi yang lebih praktis, sementara rebranding Terong “Bre Tepu” menjadi langkah untuk memperkuat potensi produk lokal. Kedua kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan menjadi salah satu upaya dalam mendukung peningkatan perekonomian Desa Budaya Lingga

Penulis: Jahri
Editor  : Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Pangan Lokal, Wagub Nyanyang Resmikan Rumah Budidaya Rumput Laut Sembulang Batam

26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

SMA Swasta Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan Gelar Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah, Tumbuhkan Budaya Riset dan Inovasi Pelajar

26 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Siapkan Siswa Jadi Wirausaha Muda, Ahmad Afandi Bagikan Strategi Pemasaran Digital kepada Guru SMK Negeri 1 Batang Angkola

22 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Diduga Dipangkas Rp2.000, Setoran per Porsi MBG Jadi Sorotan Badan Gizi Nasional

3 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Dairi Rencanakan Perluasan RSUD Sidikalang

3 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trending di Sumatera Utara