10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Nasional

Prabowo Lantik 7 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih

badge-check


					Prabowo Lantik 7 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih Perbesar

Lantaknews.com. Jakarta-Presiden Prabowo Subianto kembali merombak atau melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Hari ini, Kamis (15/10/2026), presiden melantik tujuh pejabat baru ke dalam jajaran pemerintahannya.

Presiden tercatat melantik empat pejabat sebagai wakil menteri baru di Kabinet Merah Putih. Marsekal Madya Yusuf Jauhari yang selama ini menjadi Kepala Badan Logistik Kementerian Pertahanan diangkat menjadi Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi. Selain itu, Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon juga akan membantu sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan.

Dua wakil menteri baru lainnya adalah Rektor IPB Alim Setiawan Slamet yang diangkat menjadi Wakil Menteri Pertanian; serta Politikus Partai Gerindra Maulana Bungaran yang menggantikan Silmy Karim sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sedangkan tiga pejabat lainnya adalah para petinggi lembaga negara. Presiden mengangkat Pangdam XXI Radin Inten Mayor Jenderal Kristomei Sianturi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penggantian pucuk pimpinan BNPB terjadi di tengah kabar keterlibatan eks Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto dalam kasus korupsi sejumlah pengadaan di lembaga tersebut.

Dua nama terakhir mengisi pucuk pimpinan pada lembaga baru yaitu Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Presiden mengangkat Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE), Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala BPGMN; dan Mayor Jenderal Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN. (Red)

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

28 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

26 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Trending di Nasional