Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi Pengamat: Yayasan IGM Perlu Jujur Akui Ada Aktivitas Komersial, Status Nirlaba Tak Otomatis Bebas PBB

News

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026). Pertemuan informal di Kafe Kemensos, Jakarta itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat Kepri Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026). Pertemuan informal di Kafe Kemensos, Jakarta itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat Kepri

Lantaknews.com. KEPRI – Pertemuan informal antara Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026), menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat serta pembangunan infrastruktur pelayanan publik di Provinsi Kepulauan Riau.

Pertemuan berlangsung di Kafe Kemensos “Selalu Ada” tersebut menegaskan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Sosial RI untuk mempercepat berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, hingga layanan kesehatan. Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kepri.

Pemerintah Provinsi Kepri telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di ibu kota provinsi dan berhadapan dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan gedung permanen dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum terkait penyesuaian anggaran.

Di sektor perlindungan dan pemberdayaan masyarakat, sejumlah program strategis turut menjadi perhatian. Di antaranya adalah program rehabilitasi rumah nelayan dengan bantuan sebesar Rp50 juta per unit, penguatan proteksi sosial melalui skema BPJS khusus serta bantuan bagi pengemudi ojek online (ojol), percepatan elektrifikasi wilayah, serta kelanjutan program permodalan UMKM melalui kerja sama dengan BRK Syariah yang akan semakin diintensifkan pasca pandemi.

Pada bidang kesehatan, Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya penguatan fasilitas rumah singgah bagi masyarakat Kepri di Jakarta dan Batam, guna mendukung warga yang menjalani pengobatan rujukan. Selain itu, ia turut menyoroti persoalan pemulangan jenazah warga Kepri yang meninggal dunia di Jakarta agar mendapat solusi yang lebih efektif dari pemerintah pusat.

Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, Pemprov Kepri saat ini juga tengah menyekolahkan sebanyak 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh kabupaten/kota.

Dalam hal tata kelola pemerintahan desa, dibahas pula rencana penguatan sinergi data melalui pertemuan operator data dari sekitar 180 desa di Kepri. Pemerintah daerah mengusulkan adanya insentif bagi para operator desa, disertai pendampingan teknis langsung dari Kementerian Sosial RI guna meningkatkan kualitas data sosial yang akurat dan terintegrasi.

Gubernur Ansar juga menegaskan posisi strategis Kepulauan Riau secara geopolitik, yang berada di jalur lalu lintas internasional Selat Malaka dengan pergerakan sekitar 30 juta kontainer setiap tahunnya. Dengan berbagai capaian dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), Kepri dinilai siap menjadi role model kolaborasi nasional bagi Kementerian Sosial dalam pengembangan program kesejahteraan sosial.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepri siap menjadi daerah percontohan dalam penguatan pelayanan sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Ansar.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kepri Mahadi Rahman serta Kepala Biro Umum Setjen Kemensos RI, Salahuddin Yahya, yang bersama-sama membahas langkah konkret percepatan implementasi program di lapangan.

Perwarta : IMJ
Sumber : Diskominfo Kepri
Redaksi : AKM

Baca Lainnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati.

28 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Titik Wijanarti Pamit Dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau

28 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

27 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah

27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Trending di Kepulauan Riau