Lantaknews.com. Dompak-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, membuka kegiatan Orientasi Keluarga Gerakan Anti Stunting (OKE GAS) di Desa Mapur, Kabupaten Bintan, Selasa (27/10/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting sekaligus membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Dewi Ansar mengatakan, pencegahan stunting merupakan bagian penting dari pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keterlibatan keluarga menjadi kunci dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang cukup, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya.
Ia menjelaskan, kegiatan OKE GAS sejalan dengan program PKK, khususnya upaya pencegahan stunting yang menjadi bagian dari Program Kampung Ceria, yakni Cerdas, Ekonomi, Ramah Lingkungan, Inovasi, dan Aman Pangan.
“Kita berharap melalui kegiatan orientasi keluarga Gerakan Anti Stunting ini, keluarga di Kepulauan Riau, khususnya di Desa Mapur, Kabupaten Bintan, semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sehingga dapat mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Dewi Ansar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah stunting. Menurutnya, edukasi mengenai kesehatan, pemenuhan gizi, dan pengasuhan anak perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini.
“Melalui keluarga, mari kita bersama-sama mencegah stunting untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas,” katanya.
Sementara itu, kegiatan OKE GAS yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, mendorong perilaku hidup sehat, meningkatkan edukasi gizi dan pengasuhan, serta memberdayakan ekonomi keluarga.
Program ini juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam memperluas edukasi pencegahan stunting, termasuk melalui pendekatan dari hulu dengan meningkatkan pemahaman remaja dan keluarga mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga.
Kegiatan OKE GAS berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 di Desa Mapur, Kabupaten Bintan. Sejumlah aksi dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan tersebut, antara lain senam lansia dan pemeriksaan kesehatan, Gelar Dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), serta kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting).
Selain itu, dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi keluarga berisiko stunting yang menempati rumah tidak layak huni, penguatan tata kelola obat dan alat kontrasepsi, edukasi Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP), serta penyuluhan pencegahan kekerasan terhadap anak bersama Bhabinkamtibmas.
Rangkaian kegiatan juga mencakup edukasi pencegahan stunting dari hulu melalui pendewasaan usia perkawinan, sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), dan nonton bareng bersama warga Desa Mapur.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan, dan ketahanan keluarga semakin meningkat. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepri Victor Palimbong, Bupati Bintan Roby Kurniawan, serta Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hafizah Ramadani Putri. (Red)






















