Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Pelayanan Kependudukan Lebih Dekat ke Warga Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 Harmoni Asa Usung Semangat Restorasi, Tawarkan Penguatan Aspirasi dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa POLSRI Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

Dunia

Resmi damai: Trump galang dana fantastis 300 miliar dolar AS pulihkan infrastruktur dan ekonomi Iran, Teheran stop produksi senjata nuklir

badge-check


					Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi menandatangani “Nota Kesepahaman Islamabad” untuk mengakhiri konflik. (Courtesy Beritasatu.com/Google) Perbesar

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi menandatangani “Nota Kesepahaman Islamabad” untuk mengakhiri konflik. (Courtesy Beritasatu.com/Google)

Lantaknews.com. Paris-Akhirnya sebuah terobosan diplomatik bersejarah tercipta di Istana Versailles, Prancis. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump resmi menandatangani dokumen kesepakatan damai (MoU) dengan Iran guna mengakhiri eskalasi konflik besar yang sempat mengguncang kawasan Timur Tengah. Langkah krusial ini diambil di sela-sela agenda makan malam kenegaraan yang dipandu langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, menandai babak baru hubungan diplomatik kedua negara yang sempat membeku selama ini.

Beberapa saat setelah Trump membubuhkan tanda tangannya di Prancis, Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut menandatangani dokumen serupa dalam versi bahasa Farsi di Teheran. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Kamis (18/6/26) langsung merilis bukti foto yang memperlihatkan Pezeshkian memegang dokumen 14 poin tersebut dengan tanda tangan kedua kepala negara di bagian bawahnya.

Selanjutnya, keduanya saling kirim salinan digital dan fisik yang mengonfirmasi kesepakatan damai setebal 800 kata tersebut kini telah resmi sah dan mengikat .Gencatan senjata yang disepakati dalam piagam bertajuk “Nota Kesepahaman Islamabad” ini dipastikan akan langsung berlaku efektif tanpa penundaan.

Adapun Pakistan, yang selama ini memegang peranan penting di balik layar sebagai mediator utama konflik, menegaskan, seluruh klausul perdamaian harus ditaati oleh kedua belah pihak sejak detik pertama ditandatangani. Kabar ini disambut dengan kelegaan besar oleh komunitas internasional setelah berbulan-bulan dibayangi kecemasan akan potensi Perang Dunia Ketiga.

Baca Lainnya

AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

22 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Setara Winston Churchill

17 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Di Balik Gemerlap K-Pop: Mengapa Puluhan Ribu Warga Korea Selatan Memilih Berislam?

14 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

11 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Trending di Dunia