10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Tanjungpinang

Tracing TBC Terintegrasi CKG di Tanjungpinang Sudah Periksa 3.600 Warga

badge-check


					Tracing TBC Terintegrasi CKG di Tanjungpinang Sudah Periksa 3.600 Warga Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang-Tracing tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tanjungpinang telah memeriksa 3.600 warga hingga Rabu (7/10). Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 1.601 spesimen dahak dirujuk untuk memastikan status TBC dan delapan orang dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang Rustam menjelaskan seluruh pasien yang dinyatakan positif telah mendapatkan pengobatan dengan lama pengobatan yang direncanakan selama enam bulan.

“Tujuan tracing tuberkulosis ini adalah menemukan dan mengobati tuberkulosis secara tuntas, memutus mata rantai penularan dan menurunkan kasus tuberkulosis sehingga eliminasi tuberkulosis dapat dicapai pada tahun 2030,” jelas Rustam, Kamis (8/10/2026).

Kontak erat dengan pasien TBC juga telah diberikan terapi pencegahan tuberkulosis. Obat tersebut diminum satu kali setiap minggu selama 12 minggu.

Hingga saat ini, tracing TBC telah dilakukan di 36 titik yang tersebar di 18 kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut diluncurkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Kelurahan Tanjung Unggat pada 9 September 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 November 2026.

Secara keseluruhan, pemeriksaan akan dilakukan di 87 lokus. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta di sejumlah lokasi yang melebihi kuota pemeriksaan, yakni 100 orang setiap lokasi.

Pemeriksaan di setiap lokasi meliputi penyuluhan tentang TBC, pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran antropometri, tekanan darah dan gula darah. Warga yang terduga TBC juga menjalani pemeriksaan dahak, sementara sejumlah lokasi dilengkapi dengan pemeriksaan foto rontgen.

Dari pemeriksaan rontgen, sebanyak 111 hasil menunjukkan indikasi TBC. Hasil tersebut masih dikonsultasikan dengan dokter spesialis paru di rumah sakit.

“Jika hasil pemeriksaan dokter memastikan TBC, pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai standar,” ujar Rustam. (Red)

Baca Lainnya

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif

28 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Porprov Kepri, Hotel di Tanjungpinang Fully Booked

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata

28 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Sukses Prestasi dan Sukses Tuan Rumah, Wali Kota Lis Lepas Kontingen Porprov Kepri VI 2026

28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Trending di Tanjungpinang