Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Nasional

Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif

badge-check


					Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif Perbesar

Lantaknews.com. Jakarta-Perusahaan asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia menyatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Komitmen tersebut dinyatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan. Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja.

Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

Potensi Industri
General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor,” ujar Mr. Weng dilansir cnbcindonesia.com Senin, 31 Agustus 2026.

Rencana pengembangan Yosun perusahaan kakap China ini juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Permudah Izin
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Baca Lainnya

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 02:58 WIB

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 10:44 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 09:55 WIB

Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar

11 September 2026 - 09:51 WIB

Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur

10 September 2026 - 08:33 WIB

Trending di Nasional