Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Proses Belajar Mengajar Tetap Tatap Muka!

badge-check


					Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. Perbesar

Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.

LantakNews.Com. Jakarta-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam program 8 Transformasi Budaya Kerja Nasional, yang tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai layanan prioritas yang harus berjalan secara langsung di satuan pendidikan.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa transformasi budaya kerja merupakan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kualitas layanan pendidikan.

“Transformasi budaya kerja yang tengah dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki karakteristik khusus yang mengandalkan interaksi langsung antara guru dan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan digantikan dengan skema bekerja dari rumah (work from home / WFH).

Selain kegiatan akademik, Mendikdasmen juga memastikan bahwa aktivitas non-akademik seperti olahraga, ekstrakurikuler, dan pengembangan prestasi siswa tetap dapat dilaksanakan secara normal tanpa pembatasan.

Di sisi lain, Abdul Mu’ti mendorong seluruh satuan pendidikan untuk turut mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Sekolah diimbau menerapkan budaya hemat energi melalui penggunaan listrik secara bijak, memaksimalkan pencahayaan alami, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan warga sekolah.

Menurutnya, keberlangsungan pembelajaran tatap muka tidak hanya menjaga stabilitas layanan publik di sektor pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Lainnya

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 02:58 WIB

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 10:44 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 09:55 WIB

Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar

11 September 2026 - 09:51 WIB

Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur

10 September 2026 - 08:33 WIB

Trending di Nasional