Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Tanjungpinang

Wali Kota Lis: Inovasi KKN UGM, Air Wudhu dan Grey Water Diolah Jadi Irigasi Tetes

badge-check


					Wali Kota Lis: Inovasi KKN UGM, Air Wudhu dan Grey Water Diolah Jadi Irigasi Tetes Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui implementasi Sistem Irigasi Tetes Berbasis Air Wudhu dan Grey Water hasil inovasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Tanjungpinang.

Teknologi tepat guna tersebut secara resmi diimplementasikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di SMA Negeri 7 Tanjungpinang, Selasa (4/8/2026).

Sistem tersebut memanfaatkan air bekas wudhu dan grey water untuk mendukung kebutuhan penyiraman tanaman melalui metode irigasi tetes. Inovasi ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan yang dihasilkan mahasiswa KKN UGM dengan mengedepankan pemanfaatan sumber daya yang tersedia sekaligus memberikan nilai manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi mahasiswa KKN UGM yang telah menghadirkan inovasi dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah melaksanakan KKN di Kota Tanjungpinang. Kehadiran mereka membawa inovasi yang memberikan kontribusi positif bagi pengembangan daerah, khususnya melalui pemanfaatan air wudhu dan grey water menjadi sistem irigasi tetes yang bermanfaat,” ujar Lis.

Menurutnya, keberadaan teknologi tepat guna tidak hanya dinilai dari sisi teknologi yang digunakan, tetapi juga sejauh mana inovasi tersebut mampu menjawab kebutuhan di lingkungan sekitar dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Lis menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, satuan pendidikan dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan berbagai solusi aplikatif bagi pembangunan daerah.

Untuk itu, ia berharap kerja sama yang telah terjalin antara UGM dan Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat terus dikembangkan, termasuk dengan melibatkan SMA Negeri 7 Tanjungpinang dalam berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi maupun pihak lainnya.

“Diharapkan kolaborasi ini tidak berhenti di kegiatan ini, tetapi terus berlanjut dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pendidikan dan pembangunan Kota Tanjungpinang,” harapnya.

Lis juga mendorong pihak sekolah untuk dapat menjaga dan mengembangkan hasil inovasi yang telah diimplementasikan tersebut, sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah berakhirnya pelaksanaan KKN mahasiswa UGM.

Di hadapan para mahasiswa, Lis turut berpesan agar sisa waktu pengabdian di Kota Tanjungpinang dapat dimanfaatkan untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Manfaatkan waktu yang masih ada untuk terus berkarya, memberikan inovasi, berbagi motivasi, serta menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal baik, memberikan manfaat bagi Kota Tanjungpinang, sekaligus menjadi bekal pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih baik di masa mendatang,” tuturnya.

Implementasi teknologi tepat guna tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa inovasi sederhana yang berangkat dari kebutuhan lingkungan dapat dikembangkan menjadi solusi yang bermanfaat. Selain memberikan manfaat praktis, kegiatan ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian dan transfer pengetahuan kepada masyarakat.

Sumber : MC TPI
Editor    : Redaksi

Baca Lainnya

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 07:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 07:35 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Tanjungpinang