Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Tanjungpinang

Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang

badge-check


					Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Ancaman penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, filariasis hingga zoonosis masih menjadi perhatian di Kota Tanjungpinang. Upaya deteksi dini ditempatkan sebagai langkah utama untuk menekan potensi penyebaran penyakit di masyarakat.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang menggelar pelatihan surveilans dan pengendalian vektor serta binatang pembawa penyakit bagi tenaga kesehatan puskesmas.

Pelatihan yang berlangsung pada 8 hingga 13 Juni 2026 di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center itu diikuti 30 tenaga kesehatan puskesmas yang terdiri dari petugas surveilans, tenaga kesehatan lingkungan, epidemiolog, dan entomolog.

Kepala Dinkes Dalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menghadapi penyakit tular vektor yang masih muncul di berbagai wilayah.

“Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Tenaga kesehatan perlu memiliki kemampuan surveilans, pemantauan lapangan, analisis risiko, hingga menentukan langkah pengendalian yang sesuai dengan kondisi wilayah,” kata Rustam, Senin (8/6).

Menurutnya, peran tenaga entomolog kesehatan di puskesmas sangat strategis dalam mendukung sistem kewaspadaan dini. Mereka tidak hanya bertugas mengidentifikasi keberadaan vektor penyakit, tetapi juga mengumpulkan data lapangan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan dan tindakan pengendalian.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas petugas kesehatan agar mampu mengenali potensi ancaman lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum terjadi peningkatan kasus di masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kementerian Kesehatan RI di Batam dengan dukungan narasumber dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Batam, Balai Karantina Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, dan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan dan strategi pengendalian vektor, metode surveilans entomologi, teknik identifikasi vektor dan binatang pembawa penyakit, pengelolaan data surveilans, hingga pengendalian vektor terpadu atau Integrated Vector Management (IVM). Peserta juga mengikuti praktik lapangan untuk meningkatkan keterampilan teknis.

Rustam berharap pelatihan ini berdampak pada peningkatan kualitas surveilans di puskesmas serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengendalian penyakit.

“Pengendalian penyakit tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Keterlibatan  berbagai pihak tetap diperlukan agar upaya pencegahan berjalan lebih optimal,” tutupnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 07:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 07:35 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Tanjungpinang