Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Kepri

Revitalisasi Pulau Penyengat Hantar Pemprov Kepri Raih Apresiasi Cita Loka Fest 2026

badge-check


					Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Cita Loka Fest 2026 dari Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud di Arya duta Hotel, Menteng, Jakarta,Rabu (24/6/2026). (Sumber: Tribun Network) Perbesar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Cita Loka Fest 2026 dari Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud di Arya duta Hotel, Menteng, Jakarta,Rabu (24/6/2026). (Sumber: Tribun Network)

Lantaknews.com. Dompak-Pengembangan potensi ekonomi berbasis warisan budaya yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berbuah penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang diselenggarakan Tribun Network di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Pemprov Kepulauan Riau meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Warisan Budaya melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat.

Penghargaan diterima Gubernur Kepri Ansar Ahmad dari Dirjen Pengembangan Pembangunan (Bangda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendari) Republik Indonesia, Restuardy Daud, disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Apresiasi diberikan atas upaya Pemprov Kepulauan Riau dalam mengembangkan Pulau Penyengat sebagai kawasan warisan budaya Melayu yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat setempat.

Gubernur Ansar dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Cita Loka Fest 2026. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemprov Kepri untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya Melayu yang dimiliki Kepulauan Riau.

“Semua aktivitas budaya dan sejarah yang ada di Pulau Penyengat tidak hanya kami jaga sebagai warisan budaya, tetapi juga didorong menjadi pendukung pengembangan pariwisata di Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Ansar menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus melakukan berbagai upaya revitalisasi di Pulau Penyengat, mulai dari penataan kawasan, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya yang bertujuan memperkuat identitas Melayu sekaligus menarik kunjungan wisatawan.

Upaya yang telah dilakukan disebut Ansar telah memberikan hasil positif dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Pulau Penyengat.

“Kondisi itu menjadi salah satu indikator bahwa pelestarian warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah,” pungkas Ansar lagi.

Melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat, pemerintah daerah berupaya mentransformasi kawasan tersebut menjadi destinasi wisata warisan budaya Melayu bertaraf internasional. 

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan dan penataan infrastruktur, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta penguatan identitas budaya Melayu.

Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas Kepulauan Riau.

Turut hadir mendampingi Gubernur Ansar Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi, Kepala Badan Penghubung Sentot Faizal dan Sekdis Kominfo Kepri James Simon Pattikawa.

Tidak Bertumpu Pada Kebijakan di Tingkat Pusat


Komitmen mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal yang ditunjukkan para penerima penghargaan menjadi salah satu semangat yang diangkat dalam Cita Loka Fest 2026.

Mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri”, forum yang digelar Tribun Network ini berangkat dari keyakinan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada kebijakan dari tingkat pusat, tetapi juga tumbuh dari daerah yang mampu mengenali dan mengelola potensi lokalnya secara optimal.

CEO Tribun Network, Dahlan Dahi dalam sambutannya mengharapkan lahirnya inovasi yang berkelanjutan untuk dapat menjadi contoh dan pengerak bagi daerah daerah lain untuk memulai berinovasi.

Wamen Bima Arya dalam sambutan juga mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan atas apa yang telah dicapai.

“Teruslah berinovasi dengan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki dan berikan contoh contoh terbaik kpd daerah lainnya,” pesannya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:49 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri