Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

Tanjungpinang

Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026

badge-check


					Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026 Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan setiap kelurahan memiliki minimal satu anak asuh dari keluarga berisiko stunting pada 2026 melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

 

Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, dalam pertemuan evaluasi dan penyusunan program GENTING di Aula Puskesmas Batu 10, Senin (25/5/2026).

 

Menurut Rustam, program orang tua asuh menjadi salah satu langkah percepatan penurunan stunting dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Bantuan yang diberikan dapat berupa dukungan nutrisi secara berkelanjutan, salah satunya pemberian telur selama tiga sampai enam bulan guna membantu pemenuhan gizi keluarga,” ujarnya.

 

Pertemuan lintas sektor itu dihadiri camat, lurah, PKK, Baznas, perguruan tinggi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas gizi puskesmas, hingga penyuluh KB se-Kota Tanjungpinang.

 

Selain mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2025, pertemuan juga membahas strategi penguatan pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.

 

Rustam juga mengajak camat dan lurah turut menjadi orang tua asuh bagi anak-anak di wilayah masing-masing. Dukungan serupa juga diharapkan dari perguruan tinggi, akademisi kesehatan, Baznas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, baik melalui bantuan nutrisi maupun nonnutrisi.

“Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Tanjungpinang dapat berjalan lebih terpadu dan berkelanjutan,” tutupnya. (Red)

 

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

4 November 2026 - 22:17 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

4 November 2026 - 22:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

4 November 2026 - 22:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

4 November 2026 - 21:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

4 November 2026 - 21:53 WIB

Trending di Tanjungpinang