Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

Tanjungpinang

Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot

badge-check


					Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pergeseran aktivitas warga dari kawasan kota lama ke sejumlah wilayah baru di Tanjungpinang membuat sebagian layanan angkutan kota belum sepenuhnya mengikuti pola perjalanan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menata ulang jaringan trayek untuk menyesuaikan kondisi tersebut.

Sejumlah kawasan seperti Bintan Center hingga Kilometer 11 sampai Kilometer 15 kini berkembang menjadi pusat aktivitas warga. Kondisi ini membuat sebagian rute angkutan kota yang ada belum sepenuhnya terhubung dengan titik-titik tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Habibi mengatakan, perkembangan kawasan kota perlu diimbangi dengan layanan transportasi yang mampu menjangkau pusat-pusat aktivitas baru masyarakat.

“Tentu harus ada jaringan angkutan yang menghubungkan ke sana,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Untuk itu, Dishub mulai menyusun Rencana Umum Jaringan Transportasi Trayek Perkotaan (RUJTTP) yang diawali dengan pendataan angkutan kota yang masih beroperasi, baik dari sisi pelayanan maupun jumlah armada di lapangan.

“Pertama kita mendata kondisi existing angkutan kota yang ada terkait pelayanan dan armada yang benar-benar masih beroperasi di Tanjungpinang,” tambahnya.

Menurutnya, penataan ini dilakukan agar layanan angkutan umum bisa lebih mudah menjangkau kawasan permukiman, pusat pendidikan, hingga lokasi aktivitas masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, Dishub juga mulai menghubungkan layanan angkutan umum dengan kebutuhan transportasi pelajar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Sekarang kita berupaya mengoneksikan angkutan umum dengan layanan transportasi pelajar,” ujarnya.

Dishub juga telah mengoperasikan trayek Bus Rapid Transit (BRT) rute Terminal Senggarang–Terminal Dompak untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mahasiswa di kawasan Dompak.

Saat ini, berdasarkan pendataan sementara bersama asosiasi angkutan kota, terdapat sekitar 30 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Tanjungpinang.

Dengan penataan ini, layanan angkutan umum diharapkan dapat kembali menjangkau kebutuhan warga, terutama di kawasan permukiman baru yang terus berkembang.

“Kami tidak ingin angkot mati suri, karena itu akan kita tata bersama para pengelola agar ada solusi yang sama-sama baik,” pungkas Habibi.

Sumber: MC TPI
Redaksi: QMY
Editor : Amka

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

4 November 2026 - 22:17 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

4 November 2026 - 22:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

4 November 2026 - 22:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

4 November 2026 - 21:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

4 November 2026 - 21:53 WIB

Trending di Tanjungpinang