Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

Kepulauan Riau

Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau.

badge-check


					Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Perbesar

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

LantakNews.com, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan, berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan. Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10-14 tahun sebesar 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen.

“Mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 1, meskipun obesitas disebut menjadi faktor risiko kuat terhadap diabetes tipe 2 pada anak,” terang Dewi pada pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk melakukan intervensi dini, terutama melalui pengendalian obesitas dan penerapan pola makan sehat pada anak.

Selain diabetes, Dewi juga menyoroti peningkatan kasus kanker pada anak. Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun di Indonesia. Kasus tersebut didominasi leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.

Namun, hanya sekitar 20 persen kasus yang terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah dalam menekan angka diabetes dan kanker pada anak.

“Kami memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri, seluruh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan yang selama ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi : QMY
Editor : Amka

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

4 November 2026 - 20:07 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

4 November 2026 - 20:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 11:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 11:03 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau