10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Daerah

Hibah Lahan untuk Yonif TNI di Inhil: Antara Kepentingan Pertahanan dan Amal Jariyah Kolektif

badge-check


					Hibah Lahan untuk Yonif TNI di Inhil: Antara Kepentingan Pertahanan dan Amal Jariyah Kolektif Perbesar

LantakNews.Com. Sungai Guntung_Inhil – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir menghibahkan lahan seluas 75 hektare untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 953/Harimau Rawa TNI Angkatan Darat di Provinsi Riau.

Penyerahan lahan tersebut dilakukan oleh Ketua BPD KKSS Inhil, H. M. Haris, dalam seremoni di Kelurahan Harapan Tani yang turut dihadiri perwakilan Kementerian Pertahanan, Bupati Inhil Herman, jajaran TNI, serta pengurus KKSS.

Haris menegaskan bahwa hibah tersebut bukan semata atas nama pribadi, melainkan juga membawa nama organisasi KKSS sebagai bentuk kontribusi bersama dalam mendukung kepentingan negara.

Lahan yang dihibahkan direncanakan akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas militer, seperti markas, pos keamanan, dan sarana latihan prajurit, yang dinilai berkaitan langsung dengan kepentingan umum, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Selain itu, hibah tersebut juga dapat dimaknai sebagai sedekah jariyah, yakni amal yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya dirasakan. Apalagi, keterlibatan organisasi menunjukkan adanya nilai amaliyah kolektif dalam kontribusi tersebut.

Meski demikian, rencana pembangunan satuan teritorial baru ini masih memunculkan sejumlah pertanyaan, terutama terkait urgensi strategis, serta kajian dampak sosial, lingkungan, dan tata ruang yang belum dipaparkan secara rinci.

Ke depan, transparansi perencanaan dan pelibatan masyarakat dinilai penting agar pembangunan sektor pertahanan ini dapat berjalan selaras dengan kepentingan publik secara luas.

Baca Lainnya

PW PII Kalbar Bersama PD PII Pontianak Audiensi dengan Disporapar, Dorong Pengembangan Potensi dan Kepemimpinan Pemuda Pelajar

21 Oktober 2026 - 07:04 WIB

HUT Rokan Hulu ke-27, Ketum PD GPII Rohul Rifky Arifi, S.H. Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Membangun Negeri

13 Oktober 2026 - 05:10 WIB

22 Siswa SMA di Meranti Ikuti Festival Senandung Melayu LAMR 2026

20 September 2026 - 18:33 WIB

Festival Senandung Melayu Pelajar Meranti, MAN 1 dan SMAN 1 Barat Juara

20 September 2026 - 18:25 WIB

Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan

13 September 2026 - 18:24 WIB

Trending di Daerah