Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Advetorial

Duta Wisata 2026 Dibekali Strategi Promosi Digital hingga 15 Program Prioritas Wako dan Wawako Batam

badge-check


					Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026. Perbesar

Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026.

Lantaknews.com. Batam-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menekankan pentingnya penguasaan strategi promosi digital bagi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam 2026 sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah.

Hal tersebut disampaikan Rudi saat menjadi narasumber pada kegiatan Karantina atau Training Centre Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang digelar di Ayola Signature Ocarina Batam, Rabu (6/5/2026).

Rudi mengatakan, duta wisata tidak hanya berperan sebagai ikon daerah, tetapi juga sebagai ujung tombak promosi yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut generasi muda, termasuk duta wisata, untuk adaptif dan kreatif dalam menyampaikan potensi daerah.

“Duta wisata harus mampu menjadi komunikator yang baik, khususnya di ruang digital. Mereka harus memahami bagaimana memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan Batam secara luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi promosi pariwisata saat ini tidak lagi bergantung pada metode konvensional semata, melainkan harus didukung dengan konten kreatif yang menarik dan informatif. Konten tersebut, kata dia, harus mampu menggambarkan kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Batam.

Selain itu, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia digital. Duta wisata diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Duta wisata harus menjadi agen informasi yang kredibel,” katanya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dari segi pengetahuan pariwisata, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital serta informasi kondisi ekonomi makro Kota Batam.

Pembekalan tersebut juga mencakup pemahaman terhadap 15 program prioritas Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, agar para duta mampu menjadi agen informasi yang selaras dengan arah pembangunan kota.

Adapun, 15 program prioritas Wako dan Wawako Batam tersebut meliputi optimalisasi penyediaan air bersih, penanganan banjir, pemberian layanan pengobatan gratis serta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta untuk UMKM, penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, serta bantuan bagi lansia. Selain itu, program juga mencakup pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif, pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan siswa berprestasi, pengembangan transportasi publik terintegrasi seperti BRT dan LRT, serta pembangunan jalan lingkar.

Selanjutnya, Wako dan Wawako Batam juga memprioritaskan pembangunan pusat seni budaya paguyuban, pengelolaan stok kebutuhan pokok, pengelolaan sampah ramah lingkungan, pembangunan sekolah dan ruang kelas baru, serta peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Duta wisata juga harus memahami dan mengetahui program-program yang sedang digalakkan, terutama tentang 15 program prioritas ini,” katanya.

Ia mengatakan, Karantina Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi, yang bertujuan membekali peserta dengan berbagai keterampilan dan wawasan sebelum memasuki tahap penilaian akhir.

“Dengan pembekalan tersebut, diharapkan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda Batam yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah,” tutup Rudi.

Sumber: MC Batam
Redaksi : IMJ
Editor : AKM

Baca Lainnya

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction

5 November 2026 - 16:16 WIB

Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi

5 November 2026 - 15:09 WIB

Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

5 November 2026 - 15:03 WIB

Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

5 November 2026 - 14:57 WIB

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 10:16 WIB

Trending di Batam