Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Advetorial

Cepat Tanggap Li Claudia Mendapat Apresiasi Warga Nagoya

badge-check


					Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra Perbesar

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra

Lantaknews.com. Batam-Senyum optimisme mulai kembali terlihat di wajah para pelaku usaha dan masyarakat Kota Batam, khususnya di kawasan Nagoya yang selama ini dikenal sebagai salah satu jantung pariwisata dan perdagangan kota.

Dalam beberapa pekan terakhir, geliat wisatawan mancanegara (wisman) disebut mulai terasa kembali. Hotel-hotel perlahan ramai, pusat perbelanjaan mulai hidup, restoran dan tempat hiburan kembali dipadati tamu asing yang datang dari berbagai negara tetangga.

Bagi masyarakat, kebangkitan ini bukan sekadar angka kunjungan.

Ini adalah tanda bahwa Batam masih dipercaya sebagai kota tujuan wisata yang nyaman untuk disinggahi.

Salah seorang warga Nagoya mengatakan, suasana kota yang lebih tertib, lebih bersih, dan lebih terjaga belakangan ini ikut memberi pengaruh terhadap tumbuhnya rasa nyaman para pengunjung.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam merespons persoalan lapangan dengan cepat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun dunia usaha.

“Sekarang ini wisatawan asing sudah mulai ramai lagi. Nagoya mulai hidup. Kita lihat hotel, mal, kuliner, semua mulai bergerak. Ini pertanda Batam masih diminati,” ujarnya kepada media ini, Selasa (5/5/2026).

Ia menilai, situasi tersebut tidak lepas dari keseriusan pemerintah daerah, khususnya gerak cepat Li Claudia Chandra yang belakangan aktif turun menata berbagai persoalan kota.

Mulai dari kebersihan, ketertiban lingkungan, penanganan aktivitas liar, hingga penataan wajah kawasan strategis dinilai menjadi bagian penting dalam membangun citra Batam sebagai kota yang ramah wisata.

“Bu Li Claudia ini cepat tanggap. Beliau sering turun langsung, lihat persoalan, minta dibenahi. Masyarakat melihat itu. Kota yang dipimpin dengan perhatian seperti ini tentu membuat orang merasa lebih yakin Batam sedang dibenahi,” katanya.

Sebagai kota yang berhadapan langsung dengan Singapore dan Malaysia, Batam memang tidak hanya menjual lokasi strategis. (Red)

Baca Lainnya

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction

5 November 2026 - 16:16 WIB

Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi

5 November 2026 - 15:09 WIB

Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

5 November 2026 - 15:03 WIB

Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

5 November 2026 - 14:57 WIB

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 10:16 WIB

Trending di Batam