10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Kepulauan Riau

Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah

badge-check


					Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Perbesar

Lantaknews.com. Dompak-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan strategis dan mengoptimalkan pemulihan aset daerah. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum, tepat sasaran, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bidang pemulihan aset antara Pemprov Kepri dan Kejati Kepri, penandatanganan pakta integritas pengamanan pembangunan strategis, serta kerja sama pemulihan aset antara pemerintah kabupaten/kota se-Kepri dan kejaksaan negeri se-Kepri di Aula Sasana Baharuddin Lopa Kejati Kepri, Selasa (27/10).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah krusial untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

“Penandatanganan kerja sama di bidang pemulihan aset dan pakta integritas hari ini menjadi komitmen bersama untuk memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan dapat dipertanggungjawabkan, tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu,” ujar Ansar.

Menurutnya, Kejati Kepri memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal dan mendampingi pelaksanaan proyek pembangunan, sehingga potensi penyimpangan maupun kendala hukum dapat diantisipasi sejak dini.

Ansar menegaskan, pengamanan pembangunan strategis bukan sekadar memastikan proyek selesai secara fisik, tetapi juga menjamin proses pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan menghasilkan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Dengan pendampingan dan pengawasan yang tepat, kita ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, anggaran digunakan secara bertanggung jawab, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Tujuh Proyek Strategis dengan Anggaran Rp89,6 Miliar

Dalam agenda tersebut, dilakukan pula entry meeting dan penyerahan pakta integritas pengamanan pembangunan strategis terhadap sejumlah proyek di lingkungan Pemprov Kepri, meliputi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan; Dinas Pendidikan; serta Dinas Perhubungan. Pengamanan juga mencakup proyek pada Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Kepri dan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Untuk proyek strategis Pemprov Kepri Tahun Anggaran 2026, terdapat tujuh kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp89,6 miliar yang menjadi bagian dari sinergi pengamanan pembangunan.

Pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, terdapat tiga proyek dengan total anggaran Rp73,6 miliar, yakni pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib senilai Rp30,8 miliar, pembangunan Monumen Tugu Bahasa Nasional dan Museum di Pulau Penyengat senilai Rp30,8 miliar, serta penataan lanjutan Kawasan Gurindam 12 senilai Rp12 miliar.

Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan Kepri mengalokasikan anggaran Rp9,9 miliar untuk tiga proyek, yaitu pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 13 Batam senilai Rp4,2 miliar, USB SMK Negeri 14 Batam senilai Rp4,2 miliar, serta pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SLB Negeri Batam senilai Rp1,5 miliar.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kepri melaksanakan pengadaan dan pemasangan dermaga apung berbahan High Density Polyethylene (HDPE) di Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, dengan anggaran Rp6,1 miliar.

Ketujuh proyek tersebut menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pelestarian sejarah serta kebudayaan Melayu, penataan kawasan publik, hingga penguatan infrastruktur transportasi laut.

Pemulihan Aset Perkuat Tata Kelola dan Pendapatan Daerah

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Transiswara Adhi mengatakan, kerja sama pemulihan aset diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset daerah sekaligus membantu mengembalikan aset yang dikuasai pihak yang tidak berhak.

Selain itu, optimalisasi pemulihan aset dapat mendorong pemanfaatan barang milik daerah secara produktif, meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), serta memperkuat ketertiban administrasi pengelolaan barang milik daerah.

Ia meminta seluruh kepala kejaksaan negeri di wilayah Kepri menindaklanjuti perjanjian kerja sama tersebut dengan langkah-langkah konkret, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kerja sama ini jangan berhenti pada penandatanganan semata. Harus ada tindak lanjut nyata dan koordinasi yang berkelanjutan. Apabila terdapat kendala dalam pengelolaan aset maupun pelaksanaan proyek, jangan ragu untuk berkonsultasi agar dapat dicarikan solusi sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov Kepri dan jajaran kejaksaan berkomitmen memperkuat pencegahan penyimpangan, meningkatkan kepastian hukum, serta memastikan pengelolaan aset dan pelaksanaan pembangunan berjalan tertib dan bertanggung jawab. (Red)

 

Baca Lainnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati.

28 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Titik Wijanarti Pamit Dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau

28 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

27 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Trending di Kepulauan Riau