Lantaknews.com. Jakarta-Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kedutaan Besar Republik Kazakhstan untuk Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (16/09/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah konkret KAPMI membuka jalur diplomasi ekonomi anak muda lintas negara.

Pertemuan bilateral ini mengusung tema Global Young Business Dialogue: Indonesia dan Kazakhstan dan berlangsung pukul 11.00 – 13.00 WIB. Delegasi BPP KAPMI dipimpin langsung Ketua Umum BPP KAPMI, DR (c) Muliansyah Abdurrahman,S.Sos.,M.Si, dan diterima langsung oleh Duta Besar Luar Biasa Republik Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov, Deputi Ekonomi dan Media Mr. Nurlan dan Deputi Politik.
Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman, menegaskan bahwa Kazakhstan adalah mitra strategis yang sangat potensial bagi pengusaha muda Indonesia. “Kazakhstan adalah gerbang Asia Tengah dengan sumber daya energi, mineral, dan logistik yang besar. Indonesia punya kekuatan di UMKM, ekonomi kreatif, dan teknologi. Kolaborasi ini harus kita jembatani,” ujar Bang Mula, sapaan akrabnya.
Menurut Chairman BPP KAPMI yang juga CEO Batu Group ini, dialog ini tidak hanya seremonial, melainkan membicarakan peluang konkret seperti pertukaran dagang, investasi energi hijau, logistik halal, dan pembukaan pasar untuk produk UMKM Indonesia ke kawasan Eurasia. KAPMI ingin memastikan pengusaha muda tidak hanya jadi penonton globalisasi, tapi jadi pemain.
Dubes Kazakhstan, H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov, menyambut baik inisiatif BPP KAPMI. Ia menyebut Indonesia adalah mitra penting Kazakhstan di ASEAN dan melihat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak hubungan ekonomi kedua negara di masa depan. Pihaknya membuka pintu seluas-luasnya untuk business matching dan forum bisnis bersama.
Kunjungan ini dihadiri jajaran lengkap BPP KAPMI, diantaranya Sekjen Muh Rojak (PT. Indoglobal Raja Promosi), Dewan Pakar Bambang Susanto dan Kun Wardhana, Dewan Pembina Tody Ardiansyah Prabu (TAP Property) dan Tommy Satria Utama (PT. Goldman Internasional), Waketum Adi Putra Nugroho, Direktur Eksekutif Rusli Zamzami, serta pengurus Resti Nurhidayah (PT. Aress Global Trading) dan Nisa Nurisma (Detik Indonesia).
Sebagai tindak lanjut, BPP KAPMI dan Kedutaan Kazakhstan sepakat untuk menggodok rencana Indonesia-Kazakhstan Young Entrepreneurs Business Forum pada akhir tahun 2026. Forum ini diharapkan menjadi platform pertama yang mempertemukan pengusaha muda kedua negara secara langsung.
Dalam kesempatan itu Sekjen BPP KAPMI Muh Rojak mengatakan bahwa “Langkah ini sejalan dengan visi BPP KAPMI untuk menjadi garda ekonomi di daerah dan di kancah global. Jika jejaring internasional terbuka, maka kontribusi pemuda dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 6 persen akan lebih nyata dan terukur.” Ujarnya.
Acara ditutup dengan foto bersama dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan. BPP KAPMI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai perwakilan negara sahabat dalam memperkuat ekonomi nasional melalui diplomasi bisnis anak muda. (Red)











