Menu

Mode Gelap
Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar Hari Bumi: Seruan Islam untuk Menjaga Planet Kita Sukses Membangun SDM di Wilayah Kepulauan, Gubernur Ansar Bakal Terima Penghargaan NGA 2026 571 CPNS Jalani Latsar CPNS 2026 Dilaksanakan BPSDM Provinsi Kepri Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Opini/ Religi

::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani

badge-check


					::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani Perbesar

SEPULUH tahun lalu, tepatnya Jumat, 8 April 2016, Gubernur Kepulauan Riau H Muhammad Sani, berpulang di RS Abdi Waluyo, Jakarta, pukul 15.00 WIB, di usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Makam Pahlawan Batu 5, Kota Tanjungpinang.

Banyak inspirasi dan motivasi yang bisa diunduh dari mantan camat dan Sekretaris Daerah Kota Batam ini, ketika membuka buku biografinya berjudul “Untung Sabut”, yang terbit dan diluncurkan di Batam pada Mei 2011 silam.

Salah satu yang menarik, kisah tentang almarhum dengan sepeda. HM Sani, yang saat itu tinggal Paritmangkil, Sungaiungar, di selatan Pulau Kundur, kini Kabupaten Karimun, harus menempuh jarak delapan kilometer agar bisa bersekolah di Tanjungbatu.

Untunglah, di Parit Mangkil, ia bertemu Ku Yu Fak, yang juga siswa di sekolah yang sama. Dari sanalah perjalanan bersejarah itu dimulai.

“Karena tak ada sepeda, setiap hari saya menumpang sepeda Ku Yu Fak. Berganti-ganti kami saling membonceng. Kami mengayuhnya dengan penuh kegembiraan. Berhari-hari, jalan yang sama kami lalui. Tak peduli bagaimana cuaca hari itu.”

Sepeda yang mereka pakai, tentu masih sederhana. Belum tersentuh teknologi perpindahan gigi (gear shifting) seperti saat ini. Jalan panjang nan berliku itupun masih lusuh dan berbatu. Namun, justru inilah yang membentuk jiwa kepemimpinan remaja yang kelak menjadi birokrat dan politisi tangguh itu.

Dari kisah sederhana tokoh yang meninggal di paruh kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Kepri tersebut, kita belajar bahwa: pencapaian besar sering kali tumbuh dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan hati. Alfatihah untuk almarhum H Muhammad Sani.

Bagaimana menurut Anda? (riza)
__
DISARIKAN dari tulisan Rizal Saputra: Satu Dekade H Muhammad Sani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Bumi: Seruan Islam untuk Menjaga Planet Kita

23 April 2026 - 16:11 WIB

Indonesia Berutang Budi kepada Pak JK

20 April 2026 - 14:20 WIB

“No Deal Reached”, Perang Panjang Meluas, Urgensi Koalisi untuk Keadilan dan Kemanusiaan

12 April 2026 - 13:26 WIB

Pilihlah Jalan Yang Benar, Bukan Yang Nyaman

11 April 2026 - 13:59 WIB

Malam penuh cahaya dan keberkahan kembali menyapa Kota Batam…

11 April 2026 - 11:15 WIB

Trending di Opini/ Religi