Menu

Mode Gelap
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik Kantor Imigrasi belakang Padang menerima kunjungan PT Taspen Tanjung Pinang Kepri Hibah Lahan di Kawasan Industri Tunas Prima, Pemko Batam Siapkan Pos Damkar Baru Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

Nasional

Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

badge-check


					Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT Perbesar

Lantaknews.com. Jakarta-Pemerintah membuka rekrutmen posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk 30 ribu orang. Mereka yang berstatus manajer tersebut tidak akan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

“Untuk memastikan operasional berjalan profesional, panitia seleksi pengadaan sumber daya manusia Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih juga telah membuka rekrutmen untuk 30.000 calon manajer KDKMP,” kata Qodari.

Puluhan ribu manajer KDKMP tersebut bakal dinaungi salah satu BUMN yang juga menjadi penanggung jawab Koperasi Desa, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Yang selanjutnya nanti akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara,” imbuhnya.

Qodari menuturkan tim seleksi mencatat ada 600 ribu pelamar posisi manajer KDKMP per 17 Mei 2026. Hasil seleksi, sebanyak 438 ribu pelamar dinyatakan lolos tahap administrasi.

Dari jumlah itu, sebanyak 101 ribu lolos tahap kompetensi. Seratusan ribu orang itu kemudian mengikuti tes mental, ideologi, serta pemeriksaan kesehatan pada 20-31 Mei 2026.

“Pelamar yang lolos akan berstatus pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun, sesuai dengan perencanaan program pada masa penguatan awal koperasi,” jelasnya.

“Mereka bukan berstatus ASN, PPPK, maupun CPNS. Jadi, skemanya adalah PKWT selama 2 tahun,” ungkap Qodari menambahkan.

Qodari juga menyebut pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 80 ribu unit KDMP se-Indonesia hingga 2029 dan berlangsung hingga saat ini.

Sebanyak 1.061 KDKMP telah beroperasi di Jawa Timur dan di Jawa Tengah hingga 8 Juni 2026. Sebanyak 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah.

“Sebanyak 23.010 titik sedang dalam proses pembangunan, dengan 12.232 titik di antaranya telah rampung secara fisik dan kini memasuki tahapan persiapan operasional,” tuturnya.

“Berdasarkan informasi dari PT Agrinas Pangan, sebanyak 20.000 titik ditargetkan dapat diresmikan pada Agustus yang akan datang,” lanjut papar Qodari menyampaikan. (Red)

Baca Lainnya

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

10 Juni 2026 - 07:20 WIB

Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny

9 Juni 2026 - 16:05 WIB

Aktivis PMII Apresiasi Langkah Presiden Evaluasi Total BGN, Soroti Indikasi Pelanggaran Hukum di Balik Penahanan Eks Pimpinan

3 Juni 2026 - 14:02 WIB

Jusuf Kalla Dukung Milad Ke-11 PRIMA DMI dan Peluncuran Halal Center untuk Percepat Wajib Halal 2026

31 Mei 2026 - 13:47 WIB

PB PII Gelar Kurban Bersama Masyarakat di Masjid Al Fataa

27 Mei 2026 - 18:24 WIB

Trending di Nasional