Politeknik ‘Aisyiyah Batam Resmi Berdiri, Susanna Dilantik sebagai Direktur Kabut Asap Melanda Batam, Warga Diminta Waspada dan Kurangi Aktivitas di Luar Gelorakan Semangat Keteladanan Rasulullah, KKN Kelompok II UINSU 2026 Semarakkan Maulid Nabi di Desa Budaya Lingga, Tebarkan Dakwah dan Kepedulian bagi Yatim, Piatu, serta Kaum Dhuafa. Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu” Menjaga Generasi, Menjemput Masa Depan: KKN Kelompok II UINSU 2026 Gaungkan Gerakan Cegah Stunting di Desa Budaya Lingga Aktif Di BRICS, Ketua Umum PB PII AMSAL : Langkahnya Presiden Probowo Tepat dan Strategis

Tanjungpinang

Lebih dari 100 Guru Pensiun, Pemko Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS

badge-check


					Lebih dari 100 Guru Pensiun, Pemko Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Lebih dari 100 guru di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang memasuki masa pensiun sepanjang tahun ini. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemko mengusulkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan prioritas tenaga guru dan tenaga kesehatan.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan usulan tersebut juga mencakup sejumlah jabatan teknis yang dinilai mendesak, seperti penilai aset, guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

“Karena kebijakan saat ini menerapkan zero growth, penambahan pegawai hanya dilakukan untuk menggantikan ASN yang telah memasuki masa purnatugas,” ujar Zulhidayat, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, jumlah formasi yang diusulkan relatif terbatas, yakni hanya puluhan formasi dan tidak mencapai 100. Saat ini, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari BKN.

“Sekarang kami masih menunggu keputusan dari BKN terkait kebutuhan yang telah diajukan,” ujarnya.

Menurut Zulhidayat, kebutuhan guru menjadi prioritas karena banyak tenaga pendidik di jenjang SD dan SMP yang telah memasuki masa pensiun tahun ini.

“Formasi guru yang kami usulkan untuk SD dan SMP. Tahun ini ada lebih dari 100 guru yang purnatugas,” tuturnya.

Ia berharap usulan tersebut dapat disetujui sehingga kekosongan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan segera terisi, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Jadi harus kita isi supaya proses pembelajaran tidak terganggu,” pungkasnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Goro ASN Pemko Tanjungpinang Mulai Ditiru Warga, Kini Jadi Kebiasaan

13 September 2026 - 01:15 WIB

Sekda Zulhidayat apresiasi Kodaeral IV mempercantik Pulau Penyengat.

13 September 2026 - 01:13 WIB

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

13 September 2026 - 01:08 WIB

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Trending di Tanjungpinang