Menu

Mode Gelap
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik Kantor Imigrasi belakang Padang menerima kunjungan PT Taspen Tanjung Pinang Kepri Hibah Lahan di Kawasan Industri Tunas Prima, Pemko Batam Siapkan Pos Damkar Baru Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

Tanjungpinang

Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

badge-check


					Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menunjukkan komitmennya terus aktif mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) secara hybrid di Ruang Rapat Asisten II, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (8/6/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya langkah cepat, konkret, dan terukur dari pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil sebesar 0,39 persen. Di antara komoditas tersebut, cabai merah tercatat memberikan tekanan inflasi tertinggi setelah mengalami kenaikan harga sebesar 25,64 persen dengan andil inflasi mencapai 0,08 persen.

Tomsi menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih proaktif terkait hal ini dengan menggalakkan gerakan menanam cabai di wilayah masing-masing sebagai langkah konkret mengendalikan harga. Menurutnya, tingginya harga cabai saat ini tidak dapat terus diatasi hanya dengan mengandalkan distribusi pasokan dari daerah lain, tetapi perlu dibarengi peningkatan produksi di tingkat lokal.

Selain membahas pengendalian inflasi, rakor juga membahas terkait kondisi kemiskinan, stunting, ketenagakerjaan, serta program pembangunan nasional lainnya sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menanggapi hal ini, Kabid Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto menyampaikan Pemko Tanjungpinang terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret agar inflasi daerah tetap terkendali, diantaranya dengan melakukan pemantauan harga bahan pokok secara berkala, memastikan kelancaran distribusi, serta menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis di pasaran.

“Pemko Tanjungpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah”, pungkas Riyanto.

Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas ekonomi daerah, serta mendukung tercapainya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik

11 Juni 2026 - 10:45 WIB

Weni Ajak Kader PKK Perkuat Administrasi dan Wujudkan Kampung Ceria

10 Juni 2026 - 12:18 WIB

Sekda Zulhidayat: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan

10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Wawako Raja Ariza Dukung Program PKG: Deteksi Dini Penyakit dan Faktor Risiko

9 Juni 2026 - 13:24 WIB

Konsumen Mulai Lirik Kandungan Gizi, GOW Bekali Organisasi Wanita Pemahaman Pangan Sehat

9 Juni 2026 - 13:18 WIB

Trending di Tanjungpinang