Menu

Mode Gelap
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik Kantor Imigrasi belakang Padang menerima kunjungan PT Taspen Tanjung Pinang Kepri Hibah Lahan di Kawasan Industri Tunas Prima, Pemko Batam Siapkan Pos Damkar Baru Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

Anambas

Dinkes Anambas Ingatkan Waspada Hantavirus, Warga Diminta Jaga Kebersihan

badge-check


					Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. Perbesar

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kepulauan Anambas, Feri Oktavia.

Lantaknews.com. Anambas-Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hantavirus yang dapat ditularkan melalui tikus.
Meski bukan penyakit baru, virus ini dinilai berbahaya karena memiliki gejala awal mirip flu biasa, namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius pada paru-paru dan ginjal.
Selain itu, hantavirus juga dapat menyebar melalui paparan debu, udara, hingga partikel yang telah terkontaminasi urine, kotoran, maupun air liur tikus yang terinfeksi.
Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran hantavirus yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.
Menurut Feri Oktavia, hantavirus dapat menular saat seseorang bersentuhan dengan lingkungan yang telah tercemar oleh tikus terinfeksi. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati, terutama saat membersihkan area yang kotor atau jarang digunakan.
“Gejala awal yang ditimbulkan antara lain demam, nyeri otot, sakit kepala, mual hingga gangguan pernapasan pada kasus berat yang dapat menyerang paru-paru dan ginjal,” kata Feri Kamis 14 Mei 2026 di Tarempa.
Meski demikian, Dinkes Anambas meminta masyarakat tidak panik menghadapi ancaman tersebut. Namun, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan rumah, gudang, pasar, dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi sarang tikus.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menyimpan makanan di tempat tertutup serta membuang sampah secara rutin guna mencegah berkembangnya tikus di lingkungan permukiman.
“Simpanlah makanan ditempat yang tertutup, buang sampah secara teratur dan harus menggunakan alat pelindung saat membersihkan area yang diduga terpapar kotoran tikus,” ujar Feri.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas juga meminta seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Kepulauan Anambas meningkatkan pemantauan terhadap pasien yang memiliki gejala mengarah pada hantavirus.
Menurut Feri, hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya pasien dengan indikasi hantavirus di Anambas. Namun demikian, langkah pencegahan tetap harus diperkuat agar risiko penularan dapat diminimalkan sejak dini.
“Memang belum ada laporan dari petugas kesehatan terkait adanya pasien dengan gejala hantavirus, untuk itu masyarakat harus tetap waspada, jaga kebersihan lingkungan supaya jangan sampai ada yang kena hantavirus,” tutupnya.

Baca Lainnya

Sekda Pimpin Rapat Lanjutan Secara Virtual Persiapan Hut Ke 18 Kepulauan Anambas & Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H / 2026 M

10 Juni 2026 - 19:45 WIB

Wakil Bupati Anambas Sambut Kepulangan Jemaah Haji Di Pelabuhan Tarempa

6 Juni 2026 - 21:45 WIB

Wakil Bupati Anambas Selaku Ketua Kwarcab Kepulauan Anambas, Ajak Pengurus Mabiran, Kwarran Dan Lpk Siantan Selatan Perkuat Pembinaan Generasi Muda

6 Juni 2026 - 21:41 WIB

Bupati Anambas Tekankan Pentingnya Pengawasan Keamanan Pangan Melalui Pelatihan Tenaga Sanitasi Lingkungan

5 Juni 2026 - 00:25 WIB

Bupati Aneng Sambut Kepulangan 46 Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Anambas Tiba di Kota Batam

2 Juni 2026 - 21:54 WIB

Trending di Anambas