Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas Wako Lis sepakat untuk mengambil bagian dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi nasional. Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Wawako Ariza Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat PAD

Anambas

Dinkes Anambas Ingatkan Waspada Hantavirus, Warga Diminta Jaga Kebersihan

badge-check


					Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. Perbesar

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kepulauan Anambas, Feri Oktavia.

Lantaknews.com. Anambas-Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hantavirus yang dapat ditularkan melalui tikus.
Meski bukan penyakit baru, virus ini dinilai berbahaya karena memiliki gejala awal mirip flu biasa, namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius pada paru-paru dan ginjal.
Selain itu, hantavirus juga dapat menyebar melalui paparan debu, udara, hingga partikel yang telah terkontaminasi urine, kotoran, maupun air liur tikus yang terinfeksi.
Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran hantavirus yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.
Menurut Feri Oktavia, hantavirus dapat menular saat seseorang bersentuhan dengan lingkungan yang telah tercemar oleh tikus terinfeksi. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati, terutama saat membersihkan area yang kotor atau jarang digunakan.
“Gejala awal yang ditimbulkan antara lain demam, nyeri otot, sakit kepala, mual hingga gangguan pernapasan pada kasus berat yang dapat menyerang paru-paru dan ginjal,” kata Feri Kamis 14 Mei 2026 di Tarempa.
Meski demikian, Dinkes Anambas meminta masyarakat tidak panik menghadapi ancaman tersebut. Namun, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan rumah, gudang, pasar, dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi sarang tikus.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menyimpan makanan di tempat tertutup serta membuang sampah secara rutin guna mencegah berkembangnya tikus di lingkungan permukiman.
“Simpanlah makanan ditempat yang tertutup, buang sampah secara teratur dan harus menggunakan alat pelindung saat membersihkan area yang diduga terpapar kotoran tikus,” ujar Feri.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas juga meminta seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Kepulauan Anambas meningkatkan pemantauan terhadap pasien yang memiliki gejala mengarah pada hantavirus.
Menurut Feri, hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya pasien dengan indikasi hantavirus di Anambas. Namun demikian, langkah pencegahan tetap harus diperkuat agar risiko penularan dapat diminimalkan sejak dini.
“Memang belum ada laporan dari petugas kesehatan terkait adanya pasien dengan gejala hantavirus, untuk itu masyarakat harus tetap waspada, jaga kebersihan lingkungan supaya jangan sampai ada yang kena hantavirus,” tutupnya.

Baca Lainnya

Kunjungan Presiden Prabowo ke Anambas Ditunda, Menunggu Jadwal Lanjutan

8 September 2026 - 08:55 WIB

Kepulangan Kafilah MTQ Disambut Langsung Sekda Anambas

12 Juli 2026 - 04:46 WIB

Bupati Anambas Letakkan Batu Pertama Pembagunan Gedung Lam, Tegas Komitmen Menjaga Marwah Budaya Dan Membangun Tanpa Korupsi

25 Juni 2026 - 20:46 WIB

Bupati Anambas Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Gerakan Penggunaan Helm

25 Juni 2026 - 20:26 WIB

Bupati Anambas Buka Open Turnamen Sepak Bola Dalam Rangka Hut Desa Payalaman

24 Juni 2026 - 21:16 WIB

Trending di Anambas