Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

Kepri

Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Natuna Tumbuh Dua Digit, Tertinggi di Kepri

badge-check


					Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Natuna Tumbuh Dua Digit, Tertinggi di Kepri Perbesar

LantakNews.Com. Natuna-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyebutkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini menempati posisi ketiga secara nasional.

Secara khusus, Kabupaten Natuna mencatat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, yakni di atas 17 persen.

Menurut Ansar, capaian tersebut menjadi indikator kuatnya potensi daerah, terutama dari sektor minyak dan gas (migas). Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan tersebut harus diiringi dampak nyata bagi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Natuna di atas 17 persen ini patut kita banggakan. Tapi yang lebih penting adalah memastikan adanya multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ansar menjelaskan, sektor migas masih menjadi lokomotif utama pertumbuhan ekonomi Natuna. Meski demikian, kontribusi langsung sektor tersebut terhadap masyarakat dinilai masih terbatas, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu memperkuat efek turunan ekonomi.

Salah satu upaya yang didorong adalah penyediaan lahan oleh pemerintah daerah sebagai stimulus pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan aparatur seperti PPPK yang belum memiliki rumah.

Skema pembiayaan akan melibatkan perbankan Himbara agar masyarakat dapat mencicil dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah mendorong penguatan fiskal daerah melalui peningkatan dana bagi hasil dari berbagai sektor strategis.

Di antaranya sektor migas, pertambangan, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP), termasuk sektor perikanan yang selama ini lebih banyak terserap ke pemerintah pusat.

Ansar mengungkapkan, pihaknya bersama sejumlah provinsi lain akan memperjuangkan skema bagi hasil yang lebih adil, termasuk dari pengelolaan wilayah laut dan darat, serta sektor tambang seperti bauksit.

“Kita ingin daerah mendapat porsi yang lebih besar dari sumber daya yang ada, agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat dan pembangunan bisa lebih optimal,” tegasnya usai halalbihalal bersama masyarakat dan jajaran pemerintah daerah di gedung daerah, Jumat (3/4) malam.

Selain itu, Pemprov Kepri juga akan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, termasuk mengejar bagi hasil dari sektor lain seperti pajak rokok dan sumber penerimaan potensial lainnya.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat Natuna.

Baca Lainnya

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 14:38 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 09:24 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemprov Kepri Gelar Nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Perkuat Kebersamaan dan Gerakkan Ekonomi Lokal

12 Juli 2026 - 13:02 WIB

Gubernur Ansar Usulkan Penambahan 18 Titik Koperasi Nelayan Prioritas ke KKP

11 Juli 2026 - 14:17 WIB

Trending di Kepri