Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi. Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

Kepri

Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Natuna Tumbuh Dua Digit, Tertinggi di Kepri

badge-check


					Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Natuna Tumbuh Dua Digit, Tertinggi di Kepri Perbesar

LantakNews.Com. Natuna-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyebutkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini menempati posisi ketiga secara nasional.

Secara khusus, Kabupaten Natuna mencatat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, yakni di atas 17 persen.

Menurut Ansar, capaian tersebut menjadi indikator kuatnya potensi daerah, terutama dari sektor minyak dan gas (migas). Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan tersebut harus diiringi dampak nyata bagi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Natuna di atas 17 persen ini patut kita banggakan. Tapi yang lebih penting adalah memastikan adanya multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ansar menjelaskan, sektor migas masih menjadi lokomotif utama pertumbuhan ekonomi Natuna. Meski demikian, kontribusi langsung sektor tersebut terhadap masyarakat dinilai masih terbatas, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu memperkuat efek turunan ekonomi.

Salah satu upaya yang didorong adalah penyediaan lahan oleh pemerintah daerah sebagai stimulus pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan aparatur seperti PPPK yang belum memiliki rumah.

Skema pembiayaan akan melibatkan perbankan Himbara agar masyarakat dapat mencicil dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah mendorong penguatan fiskal daerah melalui peningkatan dana bagi hasil dari berbagai sektor strategis.

Di antaranya sektor migas, pertambangan, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP), termasuk sektor perikanan yang selama ini lebih banyak terserap ke pemerintah pusat.

Ansar mengungkapkan, pihaknya bersama sejumlah provinsi lain akan memperjuangkan skema bagi hasil yang lebih adil, termasuk dari pengelolaan wilayah laut dan darat, serta sektor tambang seperti bauksit.

“Kita ingin daerah mendapat porsi yang lebih besar dari sumber daya yang ada, agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat dan pembangunan bisa lebih optimal,” tegasnya usai halalbihalal bersama masyarakat dan jajaran pemerintah daerah di gedung daerah, Jumat (3/4) malam.

Selain itu, Pemprov Kepri juga akan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, termasuk mengejar bagi hasil dari sektor lain seperti pajak rokok dan sumber penerimaan potensial lainnya.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat Natuna.

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:49 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri