Menu

Mode Gelap
Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar Hari Bumi: Seruan Islam untuk Menjaga Planet Kita Sukses Membangun SDM di Wilayah Kepulauan, Gubernur Ansar Bakal Terima Penghargaan NGA 2026 571 CPNS Jalani Latsar CPNS 2026 Dilaksanakan BPSDM Provinsi Kepri Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Dunia

5 Drama Evakuasi Pilot F-15E yang Membuat Iran Abaikan Ultimatum Trump

badge-check


					5 Drama Evakuasi Pilot F-15E yang Membuat Iran Abaikan Ultimatum Trump Perbesar

LantakNews.Com. Taheran- Berita Populer Internasional: Penyelamatan Pilot F-15E dan Kekuatan Militer Iran. Berikut adalah rangkuman berita internasional terkini yang mencakup berbagai isu penting, mulai dari operasi penyelamatan pilot hingga pernyataan tegas Iran terhadap ultimatum Presiden AS Donald Trump.

 

  1. Drama Penyelamatan Pilot F-15E Strike Eagle

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keberhasilan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) tempur yang disebutnya sebagai salah satu yang paling berani dalam sejarah militer AS. Seorang perwira spesialis senjata berpangkat Kolonel berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah jet tempur F-15E Strike Eagle yang awaknya ditembak jatuh di wilayah barat daya Iran pada Jumat lalu.

 

Dua awak pesawat berhasil melontarkan diri sebelum pesawat menghantam tanah. Sementara satu kru telah diamankan lebih awal, perwira kedua sempat dinyatakan hilang dan memicu pencarian skala besar oleh militer Iran dan kelompok sipil setempat. Mereka menawarkan imbalan sebesar 60 ribu dolar AS atau sekira Rp 950 juta untuk penangkapannya.

 

Selama hampir 24 jam, perwira tersebut berhasil menghindari penangkapan dengan mengandalkan latihan Survival, Evasion, Resistance, and Escape (SERE). Mengutip laporan The New York Times, pilot tersebut bergerak menjauh dari puing pesawat menuju dataran tinggi untuk bersembunyi. Dengan berbekal pistol dan radio enkripsi, ia memberikan sinyal lokasi kepada komando pusat AS sementara pasukan darat Iran menyisir area tersebut.

 

  1. Pesan Menohok Kepala Staf Angkatan Darat AS Setelah Pemecatannya

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Jenderal Randy George, mengatakan kepada para pejabat Pentagon dalam sebuah email bahwa tentara Amerika layak mendapatkan “pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat”. Pesan menohok yang menyiratkan kalau pemimpin AS saat ini adalah “sosok lemah” tersebut terungkap setelah Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, meminta Jenderal Randy George untuk mengundurkan diri dan pensiun segera.

 

Setelah pemecatannya, sebuah email yang diduga milik George bocor dan keasliannya dikonfirmasi oleh CBS News pada Sabtu (4/4/2026). Seorang pejabat AS mengatakan kepada CBS News kalau George mengirim surat itu kepada Daniel Driscoll, Menteri Angkatan Darat AS, serta kepada para jenderal dan perwira senior di Kepala Staf Gabungan Militer AS.

 

George menulis, “Merupakan suatu kehormatan besar untuk bertugas bersama Anda dan memimpin pasukan dalam membela negara kita.” Dia melanjutkan: “Saya tahu bahwa Anda semua akan terus fokus sepenuhnya pada misi, terus berinovasi, dan bekerja tanpa lelah untuk mengatasi hambatan birokrasi guna menyediakan segala yang dibutuhkan prajurit kita untuk meraih kemenangan di medan perang modern.”

Ia menambahkan: “Para prajurit kita benar-benar yang terbaik di dunia, dan mereka pantas mendapatkan pelatihan yang ketat serta pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat. Saya tidak ragu bahwa Anda akan terus memimpin dengan keberanian, karakter yang kuat, dan tekad yang teguh.”

 

  1. Gedung Putih Bantah Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terkait kondisi kesehatannya. Isu ini mencuat usai Gedung Putih mengumumkan status “press lid” pada Sabtu (4/4/2026) waktu setempat, yang menandakan tidak ada agenda atau penampilan publik presiden sepanjang hari tersebut.

 

Pengumuman “press lid” yang dirilis sekitar pukul 11.08 waktu setempat itu langsung memicu spekulasi di media sosial. Sejumlah pengguna mengaitkannya dengan klaim yang belum terverifikasi bahwa Trump dilarikan ke Walter Reed National Military Medical Center. Rumor tersebut semakin meluas setelah sejumlah komentator dan pasar prediksi ikut mengangkat teori bahwa Trump tengah menjalani perawatan di rumah sakit militer tersebut.

 

Spekulasi juga diperkuat oleh riwayat kunjungan Trump sebelumnya ke Walter Reed yang kerap dikaitkan publik dengan pemeriksaan kesehatan. Tak sedikit yang menduga kunjungan tersebut bukan sekadar pemeriksaan rutin. Status “press lid” adalah istilah dalam praktik komunikasi Gedung Putih yang digunakan untuk memberi tahu media bahwa tidak akan ada lagi aktivitas publik Presiden pada hari tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

22 April 2026 - 01:51 WIB

Indonesia Berutang Budi kepada Pak JK

20 April 2026 - 14:20 WIB

Amirul Khalish Manik, Semua Pihak Agar Objektif Melihat Pernyataan Mantan Wapres JK Secara Bijak

19 April 2026 - 09:20 WIB

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 08:10 WIB

Menjaga Kejernihan di Tengah Gorengan Isu Jusuf Kalla

17 April 2026 - 06:04 WIB

Trending di Nasional