Menu

Mode Gelap
Wagub Nyanyang Tekankan Pentingnya Penguatan Keamanan Maritim Dari Cendana untuk Batam Kota: Siswa Tampil Percaya Diri di PORSENI Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar Hari Bumi: Seruan Islam untuk Menjaga Planet Kita Sukses Membangun SDM di Wilayah Kepulauan, Gubernur Ansar Bakal Terima Penghargaan NGA 2026

Dunia

Jutaan Warga AS Unjuk Rasa Tuntut Pemakzulan Donald Trump

badge-check


					Jutaan Warga AS Unjuk Rasa Tuntut Pemakzulan Donald Trump Perbesar

LantatNews.Com. Washington-Presiden Amerika Serikat (AS) didemo jutaan masyarakatnya pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat.

Unjuk rasa di AS yang menolak kepemimpinan Donald Trump itu berlangsung serempak di sejumlah negara bagian AS.

Di Washington misalnya, terlihat puluhan ribu orang memenuhi Washington Park di pusat kota.

Mereka menolak invasi AS ke Iran yang telah dilakukan Donald Trump dan Pengunjuk rasa menyebut bahwa Tidak Ada Raja di Washington Park.

Selain mengutuk serangan Donald Trump ke Iran, unjuk rasa juga menolak operasi imigran besar-besaran yang telah dilakukan pemerintahan Donald Trump.

Senator Bernie Sanders pun mengaku bangga dengan unjuk rasa jutaan masyarakat AS di Washington Park tersebut.

Sebab menurutnya, AS tidak akan pernah dan mau terjebak dalam sistem otoritarianisme yang sedang diciptakan Donald Trump.

“Saya bangga bergabung dengan warga Amerika di seluruh negeri hari ini untuk mengatakan dengan lantang dan jelas: Kami tidak akan menerima otoritarianisme,”

“Kami juga tidak akan menerima oligarki. Dan kami tidak akan menerima presiden yang merusak Konstitusi setiap hari,” tulis senator dari jalur independen itu di X.

Di jalanan seperti dimuat Al Jazeera, pengunjuk rasa juga mendesak agar Donald Trump segera dimakzulkan.

Aksi demonstrasi bertema No Kings ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat selama menjadi salah satu negara demokrasi tertua di dunia.

Diketahui Donald Trump belum genap satu tahun memimpin AS kembali sudah melakukan sejumlah invasi ke negara lain.

Donald Trump tercatat menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang kemudian disusul dengan menyerang Iran sehingga membuat Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei meninggal dunia.

Bahkan Donald Trump juga sempat mengancam akan merebut Pulau Greenland dari Denmark.

Ancaman Donald Trump sempat membuat Uni Eropa berang lantaran melanggaran kesepakatan NATO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

22 April 2026 - 01:51 WIB

Indonesia Berutang Budi kepada Pak JK

20 April 2026 - 14:20 WIB

Gencatan Senjata Iran-AS Terancam Batal, Israel Terus Gempur Lebanon, Apa yang Terjadi?

9 April 2026 - 15:05 WIB

Iran Sebut Tiga Poin Proposal Gencatan Senjata Dilanggar Jelang Negosiasi dengan AS

9 April 2026 - 14:59 WIB

5 Drama Evakuasi Pilot F-15E yang Membuat Iran Abaikan Ultimatum Trump

8 April 2026 - 13:16 WIB

Trending di Dunia