BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center Perangkat Daerah Pemprov Kepri Didorong Percepat Pengaduan melalui SP4N-LAPOR Gubernur Ansar Apresiasi Nurus Solichin, Emban Amanah Baru sebagai Kakanwil BPN Riau Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif

Advetorial

Pemko Batam Tekankan Efisiensi Energi Seiring Pesatnya Pertumbuhan Bangunan

badge-check


					Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menyampaikan sambutan saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026). Perbesar

Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menyampaikan sambutan saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026).

Lantaknews.com. Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan pentingnya efisiensi energi di tengah pesatnya pertumbuhan sektor bangunan yang kian mendorong peningkatan kebutuhan listrik di daerah tersebut.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang diwakili Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Azril Apriansyah, saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Baseline Energy Consumption (Konsumsi Dasar Energi) di Kota Batam, yang digelar di Grand Eska Hotel, Kamis (16/4/2026).

Dalam sambutannya, Azril menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung peran Batam sebagai pusat investasi dan pariwisata.

Ia menegaskan, pertumbuhan Kota Batam yang pesat, khususnya pada sektor bangunan, harus diimbangi dengan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan bangunan yang tinggi harus diiringi dengan penggunaan energi yang lebih efisien agar tetap mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah bangunan di Batam mencapai 251.395 unit. Dari jumlah tersebut, bangunan permukiman mendominasi sebanyak 246.575 unit, disusul bangunan sosial, bisnis, dan pemerintahan.

Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan energi listrik juga mengalami peningkatan signifikan. Data PLN menunjukkan total energi listrik terjual di Batam meningkat dari 3.588,4 GWh pada 2024 menjadi 4.335,54 GWh pada 2025. Konsumsi listrik sektor rumah tangga pun tumbuh rata-rata 5,3 persen per tahun.

Azril menjelaskan, penggunaan energi saat ini masih didominasi oleh pencahayaan dan pendingin udara. Kondisi ini menjadi tantangan, mengingat peningkatan jumlah bangunan akan berbanding lurus dengan kebutuhan energi.

“Ini menjadi tantangan bersama, karena semakin banyak bangunan, kebutuhan energi juga akan terus meningkat,” jelasnya.

Untuk itu, Pemko Batam menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur serta penyediaan energi yang andal dan rendah emisi.

Ia menambahkan, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan energi daerah yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam memetakan potensi energi terbarukan dan mendorong penerapan bangunan gedung hijau.

Melalui kegiatan ini, Pemko Batam juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pemilik gedung guna meningkatkan efisiensi energi di Kota Batam

 

Baca Lainnya

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center

16 September 2026 - 02:53 WIB

Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah

16 September 2026 - 01:45 WIB

Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif

15 September 2026 - 16:05 WIB

Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas

15 September 2026 - 15:11 WIB

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

15 September 2026 - 11:20 WIB

Trending di Batam