PB PII Dorong Evaluasi dan Transparansi Penanganan Kasus Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Siapkan Lima Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Pesisir

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Siapkan Lima Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Pesisir Perbesar

Lantaknews.com. Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 sebagai upaya menata kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Program KNMP diarahkan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi membentuk ekosistem kelautan dan perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari aktivitas nelayan, pengolahan hasil tangkapan, koperasi hingga pemasaran.

Berdasarkan Blueprint Eksekusi Program KNMP Kota Tanjungpinang Tahun 2026, terdapat lima lokasi yang disiapkan, yakni Kampung Bugis, Tanjung Sebauk, Tanjung Siambang, Pulau Penyengat, dan Kampung Kolam. Dokumen tersebut menjadi dasar pemetaan kondisi kawasan, jumlah nelayan, kebutuhan fasilitas serta kesiapan lahan.

KNMP merupakan pengembangan konsep Kampung Nelayan Maju dan Kampung Nelayan Modern. Kawasan ini nantinya dapat didukung berbagai fasilitas, seperti dermaga atau tambatan perahu, tempat pelelangan ikan, pabrik es, cold storage, sentra pengolahan hasil laut, air bersih serta fasilitas pendukung lainnya sesuai kebutuhan masing-masing kawasan.

Selain pembangunan infrastruktur, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan berperan sebagai agregator yang membantu menyerap dan memasarkan hasil tangkapan nelayan sehingga rantai ekonomi perikanan menjadi lebih kuat.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pembangunan KNMP harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan nelayan.

“Kita ingin Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menjadi pembangunan kawasan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan nelayan. Sarana yang dibangun harus dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dari menangkap, mengolah hingga memasarkan hasil perikanan,” ujar Lis. Sabtu (19/09/2026).

Lis menegaskan, Pemko Tanjungpinang akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemangku kepentingan lainnya agar kesiapan lahan, infrastruktur, kelembagaan dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara terpadu.

“Masyarakat nelayan harus menjadi bagian utama dalam program ini. Kita ingin kawasan pesisir lebih tertata, produktif dan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, menjelaskan lima lokasi tersebut dipetakan berdasarkan kondisi kawasan, aktivitas nelayan, kebutuhan sarana-prasarana serta kesiapan lahan.

“Masing-masing lokasi memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, fasilitas yang disiapkan akan disesuaikan dengan kondisi dan aktivitas nelayan di setiap kawasan,” jelas Robert.

Menurutnya, pengembangan KNMP juga membutuhkan sinergi lintas sektor agar fasilitas yang dibangun dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

“KNMP bukan hanya soal membangun fasilitas. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kawasan ini nantinya dikelola, hasil tangkapan nelayan terserap, kemudian diolah dan dipasarkan melalui ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi,” ujarnya.

Pemko Tanjungpinang selanjutnya akan terus melakukan koordinasi dan pematangan persiapan program, sehingga KNMP dapat menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi pesisir, perikanan dan kesejahteraan nelayan Kota Tanjungpinang. (Red)

Baca Lainnya

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Trending di Tanjungpinang