PB PII Dorong Evaluasi dan Transparansi Penanganan Kasus Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Pemko Batam

Bersama TP-PKK Batam, Amsakar Serahkan Bantuan Sarana Perikanan dan Tekankan Pemberdayaan Masyarakat

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, dan Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmajianto, menyampaikan sambutan saat penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Sagulung, Senin (14/9/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, dan Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmajianto, menyampaikan sambutan saat penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Sagulung, Senin (14/9/2026).

Lantaknews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong kelompok pelaku usaha perikanan memanfaatkan bantuan sarana dan prasarana yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Amsakar saat menghadiri penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Sagulung, Senin (14/9/2026).

Menurut Amsakar, bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada penyerahan secara simbolis. Sarana yang diberikan harus benar-benar digunakan untuk mendukung aktivitas usaha sehingga memberikan manfaat langsung bagi penerima.

“Substansi pembangunan adalah mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat. Hubungannya dengan kegiatan hari ini adalah bagaimana kita memberdayakan masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada 15 kelompok pelaku usaha perikanan yang berasal dari wilayah hinterland dan mainland Kota Batam.

Amsakar meminta seluruh penerima memanfaatkan peralatan yang diberikan secara maksimal. Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membantu mengembangkan usaha yang selama ini dijalankan masyarakat.

“Saya harapkan kebijakan kita ini tidak terhenti pada seremoni saja, tetapi bagaimana bantuan ini dapat difungsikan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha,” katanya.

Amsakar menilai, keberhasilan sebuah program pemerintah tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mendorong penerima untuk menjaga dan menggunakan bantuan sesuai kebutuhan usaha.

Dengan pemanfaatan yang optimal, sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi dan pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Di lokasi sama, Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, turut mengapresiasi penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai dukungan sarana usaha penting bagi keluarga nelayan, terutama bagi perempuan yang ikut menopang perekonomian keluarga melalui usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

“Pelaku usaha perikanan ini sebagian adalah istri-istri dari nelayan. Karena itu, bantuan ini mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan usahanya,” kata Erlita.

Erlita berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga usaha yang dijalankan kelompok penerima semakin berkembang. Menurutnya, pemberdayaan perempuan dalam keluarga nelayan turut memperkuat perekonomian keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmajianto, menjelaskan, terdapat tiga kelompok bidang usaha yang selama ini mendapatkan dukungan bantuan dari Pemerintah Kota Batam, yakni usaha bersama, pembudidayaan ikan, serta kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.

Untuk penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Sebanyak 15 kelompok menerima bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta.

“Untuk hari ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Ada 15 kelompok yang mendapatkan bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta,” jelas Yudi.

Adapun sarana usaha yang disalurkan meliputi chest freezer, blender, kotak pendingin (cool box), kompor gas, kuali penggorengan, kukusan susun tiga tingkat, mixer, panci, dan timbangan.

Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap kelompok pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas usaha, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian keluarga dan masyarakat. (Red)

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Trending di Batam