PB PII Dorong Evaluasi dan Transparansi Penanganan Kasus Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Kepulauan Riau

Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan

badge-check


					Sekdaprov Kepri, Misni, dalam kegiatan diversifikasi Kemdagri dalam verifikasi faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi. Perbesar

Sekdaprov Kepri, Misni, dalam kegiatan diversifikasi Kemdagri dalam verifikasi faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi.

Lantaknews.com. Dompak-Bagi Provinsi Kepulauan Riau, pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan fasilitas dan tenaga medis, namun juga menuntut kemampuan pemerintah dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Dalam konteks tersebut, keberadaan UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran strategis, terlebih Kepri yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.

Fasilitas yang berada di Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan masyarakat di daerah.

Penguatan fungsi tersebut menjadi salah satu bagian yang diverifikasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam Verifikasi Faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi.

Proses verifikasi dilakukan secara daring melalui Zoom dan dipandu oleh Eko Wulandaru dari Direktorat Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, selaku Kepala Subdirektorat Wilayah II.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Plt Asisten Administrasi Umum Kepri Venni Meitaria Detiawati, Kepala Biro Organisasi Syakyakirti, Kepala BKD Yeni Trisia Isabella dan Sekretaris Dinas Kesehatan Yosi Susanti.

Labkesmas tersebut dibangun pada 2025 dengan pagu anggaran Rp18 miliar yang bersumber dari APBN Kementerian Kesehatan RI. Kehadirannya memberikan tambahan kapasitas bagi daerah dalam melakukan pemeriksaan yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Fungsinya tidak hanya untuk melakukan pemeriksaan sampel kesehatan. Labkesmas juga disiapkan sebagai pusat rujukan regional untuk pemeriksaan kesehatan lingkungan di pulau-pulau, mendukung kewaspadaan dini terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB), serta memantau parameter kesehatan daerah secara berkala.

Fasilitas pemeriksaan air, keamanan pangan dan deteksi dini penyakit menular menjadi bagian penting dari fungsi tersebut. Dengan demikian, informasi yang dihasilkan laboratorium dapat menjadi salah satu dasar dalam melihat kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan secara lebih menyeluruh.

Misni mengatakan keberadaan Labkesmas akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan laboratorium kesehatan.

“Kehadiran labkesmas ini akan memudahkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pelayanan laboratorium kesehatan yang bermutu dan terjangkau,” jelasnya.

Menurut Misni, pemeriksaan laboratorium juga memiliki kaitan erat dengan upaya pencegahan penyakit. Kondisi lingkungan dan keamanan pangan, misalnya, dapat menjadi faktor yang memengaruhi kesehatan masyarakat.

Karena itu, pemeriksaan kualitas air bersih, limbah, tanah, udara hingga kandungan produk makanan menjadi bagian dari fungsi yang dapat dilakukan Labkesmas.

“Karena tujuan utama laboratorium ini ialah untuk menunjang upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan di lingkungan masyarakat,” paparnya.

Verifikasi faktual yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri ini menjadi bagian dari proses untuk memastikan kesiapan kelembagaan dan operasional fasilitas tersebut dalam menjalankan fungsi pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. (Red)

Baca Lainnya

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 07:29 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

29 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

29 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Trending di Kepulauan Riau