Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

Tanjungpinang

Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel

badge-check


					Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang-Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan langsung Kartu Bima Sakti kepada sejumlah warga penerima bantuan yang belum mengambil kartu atau belum melakukan aktivasi, Selasa (8/9/2026).

Lis mendatangi kediaman Djoko Susanto di Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin. Kartu juga diantar kepada Tjin Foeng alias Lusi di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Swadaya, Encah Budi Nafsiah di Jalan Sumatera, Muhammad Junizar di Jalan Bali, serta Eliyanto di Jalan H. Agus Salim, Kampung Jawa.

Lis datang bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, camat dan lurah. Petugas Bank BTN turut datang untuk melakukan aktivasi kartu.

Lis menyampaikan Pemko Tanjungpinang akan melakukan rapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membahas data kependudukan dan masyarakat yang masuk dalam desil penerima bantuan.

Menurut Lis, perubahan desil dapat membuat warga yang sebelumnya berada di desil rendah berpindah ke desil yang lebih tinggi. Kondisi tersebut belum tentu mencerminkan perubahan ekonomi warga di lapangan.

“Desil 2 tiba-tiba naik ke desil 7, desil 1 ke desil 9. Ini tentu soal desil, kasihan masyarakatnya. Tapi dengan Kartu Bima Sakti ini tentunya lebih fleksibel,” ujar Lis.

Ia menjelaskan, perubahan desil tidak bisa langsung diperbaiki karena proses pembaruan data membutuhkan waktu. Sementara kondisi warga di lapangan dapat diketahui melalui informasi dari lurah dan camat.

“Untuk perbaikan desil itu prosesnya tidak tahu pasti kapan selesainya. Maka Kartu Bima Sakti itulah yang meng-cover ini. Artinya kita langsung berikan kartu, kita berikan bantuan,” katanya.

“Jadi nanti masyarakat yang layak mendapatkan bantuan, yang memang membutuhkan, maka pemerintah bisa fleksibel memberikan bantuan dan mendata langsung masyarakat kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Pemko juga, lanjut Lis, melakukan penyaringan terhadap penerima bantuan. Lebih dari 100 penerima telah dikeluarkan dari daftar karena kondisi ekonominya sudah tidak sesuai dengan kriteria.

“Kita harapkan orang-orang yang layak mendapat bantuan, dialah yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.

Salah satu penerima, Djoko Susanto (57), warga Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin, masuk desil 1 dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan pemerintah. Djoko belum mengambil Kartu Bima Sakti karena sudah lima bulan sakit.

Djoko mengaku terharu karena wali kota datang langsung ke rumahnya.

“Pak Wali berikan kartu, bantuan dari Dinsos dan alhamdulillah ada dana juga,” ucapnya.

Ia berharap program Pemko dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat Tanjungpinang yang membutuhkan.

“Saya harap Tanjungpinang lebih maju di bawah kepemimpinan Lis-Raja. Tidak semua harapan kita bisa terlaksana, paling tidak Pak Lis sudah berbuat,” tutupnya. (Red)

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 06:22 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Trending di Tanjungpinang