Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis

Nasional

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

badge-check


					Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (dok. Bandara Soetta) Perbesar

Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (dok. Bandara Soetta)

Lantaknews.com. Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik dari erupsiGunung Anak Krakatau. Penutupan operasional penerbangan tersebut sebelumnya diberlakukan mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB.

Namun, otoritas Bandara Soekarno-Hatta kemudian memperpanjang penghentian operasional hingga pukul 09.30 WIB.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan pada pukul 05.30 sd 09.30 WIB,” tulis otoritas Bandara Soekarno-Hatta melalui akun Instagram resminya, Minggu (6/9/2026).

Pengguna jasa diminta mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa mengatakan penutupan Bandara Soekarno-Hatta dilakukan berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26.

Keputusan tersebut diambil setelah hasil paper test yang dilakukan pada pukul 00.35-01.05 WIB menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kemenhub mencatat sebanyak 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan pemantauan hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 22.00 WIB.

Untuk penerbangan internasional, terdapat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penerbangan yang dijadwalkan kembali.

Sejumlah rute internasional yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur.

Sementara untuk penerbangan domestik, tercatat empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Lampung, Denpasar, serta Surabaya.

Kemenhub menyatakan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan operator penerbangan, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi penerbangan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (Red)

 

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

28 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

26 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Trending di Nasional