Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi. Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Kepri

43 Karya Ikuti Sayembara Logo HUT ke-24 Kepri, Juri Tetapkan Lima Besar

badge-check


					Proses seleksi logo HUT Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Kerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Perbesar

Proses seleksi logo HUT Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Kerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri

Lantaknews.com. Dompak-Sebanyak 43 karya desain logo bersaing dalam Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 20 karya dinyatakan masuk tahap penjurian untuk kemudian dipilih menjadi lima karya terbaik.

Proses penjurian berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Kamis (27/8). Penjurian dibuka oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraini, yang hadir mewakili Kepala Diskominfo Provinsi Kepri.

Antusiasme masyarakat terhadap sayembara tersebut terlihat dari jumlah karya yang diterima hingga batas akhir pengiriman. Puluhan desain yang masuk membawa beragam gagasan dan interpretasi mengenai identitas, sejarah, budaya, serta arah pembangunan Kepulauan Riau.

Untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif, penjurian melibatkan lima orang juri yang memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pemerintahan, kebudayaan, akademisi, Lembaga Adat Melayu (LAM), hingga profesional desain grafis.

Lima Dewan Juri Proses Seleksi Logo HUT Ke-24 Provinsi Kepri

Kelima juri tersebut yakni Jefry dari BP3KR Provinsi Kepri, Harry Prima Putra, M.Si. dari Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr. Raja Suzzana Fitri, M.Pd. dari LAM Provinsi Kepri, Mirza Ayunda Pratiwi, S.E., M.Sc. dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), serta Topo Broto, profesional desain grafis sekaligus pemenang Sayembara Logo Hari Jadi ke-22 Provinsi Kepri.

Komposisi dewan juri tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dalam menilai setiap karya, sehingga logo yang terpilih nantinya tidak hanya memiliki kekuatan visual, tetapi juga mampu merepresentasikan karakter dan identitas Kepulauan Riau.

Sayembara ini mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan” dengan tagline “Berakar pada Sejarah, Melangkah ke Masa Depan.”

Tema tersebut menjadi pijakan bagi peserta untuk menerjemahkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Riau ke dalam sebuah identitas visual yang sekaligus mencerminkan semangat masyarakat dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Dalam proses penilaian, karya peserta diarahkan untuk memiliki simbol atau karakter yang mencerminkan ciri khas Kepulauan Riau serta mengandung filosofi mengenai daerah. Desain juga dituntut memiliki fleksibilitas sehingga dapat diaplikasikan pada berbagai media dan teknik, termasuk dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi serta tetap dapat digunakan dalam format hitam putih.

Lima Besar Jadi Tahapan Menuju Logo Resmi

Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, lima karya terbaik selanjutnya akan menjadi bagian dari tahapan akhir sebelum ditetapkan sebagai pemenang sayembara.

Logo yang nantinya terpilih akan menjadi identitas visual yang digunakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri Tahun 2026.

Selain menjadi bagian dari sejarah peringatan Hari Jadi Kepri, pemenang sayembara juga akan memperoleh hadiah utama sebesar Rp10 juta.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, rangkaian penjurian berlangsung pada 24–28 Agustus 2026. Peserta yang masuk kualifikasi akan mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri sebagai bagian dari proses penilaian.

Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Agustus 2026 melalui portal dan media sosial resmi Diskominfo Provinsi Kepri.

Sayembara ini terbuka untuk masyarakat umum dengan ketentuan peserta memiliki KTP Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tidak dipungut biaya dan tidak berlaku bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Lebih dari sekadar mencari sebuah desain, sayembara ini menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menentukan identitas visual Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri. Setiap karya yang masuk membawa gagasan dan perspektif masyarakat tentang bagaimana Kepulauan Riau memaknai sejarah sekaligus melihat masa depannya.

Melalui karya terbaik yang nantinya terpilih, Pemerintah Provinsi Kepri berharap identitas Hari Jadi ke-24 dapat merepresentasikan semangat masyarakat Kepulauan Riau yang tetap berakar pada sejarah dan budaya Melayu, namun terus bergerak menuju daerah yang maju dan berkelanjutan.

Informasi mengenai tahapan dan hasil sayembara dapat diikuti melalui media sosial Diskominfo Kepri di Instagram @diskominfo.provkepri, X/Twitter @kominfo_kepri, Facebook Diskominfo Prov Kepri, YouTube Diskominfo Prov Kepri, TikTok Diskominfo Prov Kepri, serta portal resmi kominfo.kepriprov.go.id. (Red)

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:49 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri