Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Aceh

Temu Ramah Raja adat Peureulak dengan Tokoh Masyarakat Peureulak

badge-check


					Temu Ramah Raja adat Peureulak dengan Tokoh Masyarakat Peureulak Perbesar

Raja adat Peureulak: segera kita bentuk desa adat binaan

Lantaknews.com. Peureulak- Raja Adat Peureulak, Dr. Teuku Muhammad Nurdin (Tgk Popon), M.EI, menggelar temu ramah bersama para tokoh masyarakat Peureulak sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan dengan unsur masyarakat, adat, dan para sesepuh Peureulak.

Pertemuan tersebut dihadiri para mukim, tokoh adat, mantan Panglima GAM, serta sejumlah sesepuh Peureulak. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membahas upaya pelestarian adat dan sejarah Peureulak.

Raja Adat Peureulak, Dr. Teuku Muhammad Nurdin (Tgk Popon), M.EI, hadir didampingi Wazirul Mal Kesultanan Peureulak, Teuku Muhammad Redha Al Khalidi, SH.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, pertemuan membahas berbagai hal terkait pelestarian adat, sejarah, serta penguatan peran masyarakat dalam menjaga identitas dan nilai-nilai budaya Peureulak.

Salah satu agenda yang disampaikan adalah rencana membentuk dan melestarikan desa adat sesuai dengan program Majelis Adat Aceh (MAA). Program tersebut nantinya akan dibina di bawah Yayasan Sultan Muhammad Aminsyah dan direncanakan mulai menjalankan berbagai program pada tahun ini.

Program desa adat tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya masyarakat Peureulak, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan meneruskan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dr. Teuku Muhammad Nurdin (Tgk Popon), M.EI, menyampaikan bahwa pelestarian adat tidak hanya berkaitan dengan mempertahankan tradisi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai adat dapat terus hidup dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

“Pelestarian adat harus dilakukan secara nyata dan melibatkan masyarakat. Kita ingin nilai-nilai adat dan sejarah Peureulak tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Tgk Popon.

Ia berharap rencana pembentukan desa adat tersebut dapat menjadi wadah untuk memperkuat peran masyarakat dalam menjaga adat, sejarah, dan kebudayaan Peureulak, sekaligus mendukung program-program pelestarian adat yang dikembangkan oleh MAA.

Temu ramah tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Para tokoh masyarakat yang hadir turut memberikan dukungan terhadap upaya menjaga silaturahmi, persatuan, serta pelestarian adat dan sejarah Peureulak.

Baca Lainnya

Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah

12 September 2026 - 11:42 WIB

Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

12 September 2026 - 09:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 01:38 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 01:35 WIB

Wali Kota Lis: Pintar Saja Tak Cukup, Siswa Harus Kreatif dan Berkarakter

10 September 2026 - 12:43 WIB

Trending di Aceh