Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Dorong Pengembangan TOGA, Dari Kesehatan Keluarga hingga Peluang Ekonomi Masyarakat

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Dorong Pengembangan TOGA, Dari Kesehatan Keluarga hingga Peluang Ekonomi Masyarakat Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber manfaat bagi keluarga melalui Pelatihan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Rabu (1/7/2026).

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam membudidayakan dan memanfaatkan tanaman herbal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis tanaman lokal.

Kepala DP3 Kota Tanjungpinang, Robert Lukman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Tanjungpinang atas perhatian dan dukungannya terhadap program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan tanaman obat keluarga.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata penjabaran visi misi Bima Sakti, khususnya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Melalui pelatihan ini, kita ingin menciptakan pemanfaatan herbal yang lebih optimal serta membuka peluang usaha dari tanaman lokal yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi,” ujar Robert.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berharap pelatihan TOGA tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat berlanjut hingga tahap penerapan di tengah masyarakat. Menurutnya, pengembangan TOGA memiliki manfaat yang luas, tidak hanya dalam mendukung akses kesehatan keluarga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Harapan kita kegiatan ini benar-benar berkesinambungan sampai pada implementasinya. Peserta bukan hanya hadir mengikuti pelatihan, tetapi harus benar-benar memahami tanaman obat ini sebagai bentuk akses kesehatan keluarga. Setelah mengikuti pelatihan, harus ada hasil nyata, seperti terbentuknya komunitas, pengembangan tanaman obat, hingga pemanfaatan yang memberikan nilai tambah,” ujar Lis.

Lis juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan masyarakat melalui berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Pemko Tanjungpinang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menanam dan memanfaatkan tanaman obat keluarga, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya guna.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

4 November 2026 - 22:17 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

4 November 2026 - 22:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

4 November 2026 - 22:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

4 November 2026 - 21:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

4 November 2026 - 21:53 WIB

Trending di Tanjungpinang