Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

Kepulauan Riau

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

badge-check


					Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli Perbesar

Lantaknews.com. Batam-Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam maupun wilayah Kepri secara umum masih dalam kondisi aman dan kondusif di tengah berkembangnya isu terkait rencana aksi penyampaian pendapat yang disebut akan berlangsung pada Juli 2026.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, pihaknya bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan industri, pusat perekonomian, dan objek vital nasional.

“Situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” kata Asep dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah strategis yang menjadi pintu gerbang investasi dan perdagangan internasional. Karena itu, stabilitas keamanan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor serta keberlangsungan aktivitas ekonomi.

Polda Kepri, kata Asep, terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, organisasi buruh, mahasiswa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat guna memastikan situasi tetap kondusif.

Ia menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya diharapkan berlangsung secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan iklim investasi yang sehat serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Untuk menjaga situasi tetap aman, Polda Kepri akan terus meningkatkan patroli rutin, pengamanan objek vital, kegiatan cooling system, deteksi dini, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.(Red)

 

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

4 November 2026 - 20:07 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

4 November 2026 - 20:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 11:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 11:03 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau