Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Tanjungpinang

Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat

badge-check


					Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Masyarakat dan pelajar di Tanjungpinang kini memiliki ruang baru untuk mengenal sejarah dan wawasan kebangsaan melalui Museum Dharma Matra yang dihadirkan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I.

Museum tersebut menghadirkan berbagai informasi dan dokumentasi sejarah pertahanan yang dapat diakses oleh masyarakat maupun pelajar.

Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan Museum Dharma Matra didedikasikan untuk mendokumentasikan perjalanan sejarah organisasi, mulai dari Kowilhan hingga menjadi Kogabwilhan saat ini.

Menurutnya, museum tersebut juga diharapkan menjadi sarana komunikasi dan edukasi bagi personel maupun masyarakat.

“Kita membangun wahana media komunikasi dengan lingkungan sekitar, sekaligus menyimpan arsip dan sejarah yang kita miliki,” ujar Kunto, Rabu (3/6/2026).

Ia menambahkan, Museum Dharma Matra juga akan dilengkapi dengan informasi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang guna memperkaya materi edukasi yang tersedia bagi pengunjung.

“Kita didukung Pak Wali Kota untuk melengkapi wahana ini sebagai bentuk edukasi dan bisa berinteraksi dengan anak-anak sekolah serta masyarakat umum,” ucap Letjen TNI Kunto.

Museum Dharma Matra menampilkan berbagai koleksi, mulai dari miniatur alat utama sistem persenjataan (alutsista), sejarah perjalanan Kogabwilhan, hingga dokumentasi pejabat Kogabwilhan dari masa ke masa.

Selain museum, Kogabwilhan I juga menghadirkan sejumlah fasilitas umum lainnya, seperti sarana olahraga, taman bermain anak, dan ruang rekreasi.

Kunto mengatakan seluruh fasilitas tersebut terbuka untuk masyarakat tanpa pembatasan waktu tertentu.

“Siapa pun yang ingin datang dipersilakan. Mudah-mudahan tempat ini bisa menjadi sarana belajar dan menambah wawasan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi kehadiran Museum Dharma Matra. Menurutnya, museum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan sejarah kepada generasi muda.

Pemko Tanjungpinang, lanjut Lis, juga akan berkoordinasi dengan Kogabwilhan I untuk menambah koleksi yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Tanjungpinang.

“Insya Allah akan kami koordinasikan agar ada tambahan koleksi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang sehingga dapat melengkapi museum ini,” ucapnya.

 

Baca Lainnya

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 09:42 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 07:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 07:35 WIB

Trending di Tanjungpinang