Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Opini

::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani

badge-check


					::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani Perbesar

SEPULUH tahun lalu, tepatnya Jumat, 8 April 2016, Gubernur Kepulauan Riau H Muhammad Sani, berpulang di RS Abdi Waluyo, Jakarta, pukul 15.00 WIB, di usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Makam Pahlawan Batu 5, Kota Tanjungpinang.

Banyak inspirasi dan motivasi yang bisa diunduh dari mantan camat dan Sekretaris Daerah Kota Batam ini, ketika membuka buku biografinya berjudul “Untung Sabut”, yang terbit dan diluncurkan di Batam pada Mei 2011 silam.

Salah satu yang menarik, kisah tentang almarhum dengan sepeda. HM Sani, yang saat itu tinggal Paritmangkil, Sungaiungar, di selatan Pulau Kundur, kini Kabupaten Karimun, harus menempuh jarak delapan kilometer agar bisa bersekolah di Tanjungbatu.

Untunglah, di Parit Mangkil, ia bertemu Ku Yu Fak, yang juga siswa di sekolah yang sama. Dari sanalah perjalanan bersejarah itu dimulai.

“Karena tak ada sepeda, setiap hari saya menumpang sepeda Ku Yu Fak. Berganti-ganti kami saling membonceng. Kami mengayuhnya dengan penuh kegembiraan. Berhari-hari, jalan yang sama kami lalui. Tak peduli bagaimana cuaca hari itu.”

Sepeda yang mereka pakai, tentu masih sederhana. Belum tersentuh teknologi perpindahan gigi (gear shifting) seperti saat ini. Jalan panjang nan berliku itupun masih lusuh dan berbatu. Namun, justru inilah yang membentuk jiwa kepemimpinan remaja yang kelak menjadi birokrat dan politisi tangguh itu.

Dari kisah sederhana tokoh yang meninggal di paruh kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Kepri tersebut, kita belajar bahwa: pencapaian besar sering kali tumbuh dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan hati. Alfatihah untuk almarhum H Muhammad Sani.

Bagaimana menurut Anda? (riza)
__
DISARIKAN dari tulisan Rizal Saputra: Satu Dekade H Muhammad Sani

Baca Lainnya

Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi

31 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Kebekuan Jiwa Agama

30 Oktober 2026 - 02:54 WIB

Momentum Sumpah Pemuda: Jangan Hanya Jadi Angka, Jaga Konstitusi

28 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Opini Akademik: “Jalan Hotel Vista Batam Terus Bergelombang: Jangan Hanya Memperbaiki Aspal, Selamatkan Fondasi Tanahnya!”

28 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Sumpah Pemuda dari Mata Perempuan: Merawat Indonesia Melalui Keberanian dan Kepedulian

28 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Trending di Opini