Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Internasional

5 Drama Evakuasi Pilot F-15E yang Membuat Iran Abaikan Ultimatum Trump

badge-check


					5 Drama Evakuasi Pilot F-15E yang Membuat Iran Abaikan Ultimatum Trump Perbesar

LantakNews.Com. Taheran- Berita Populer Internasional: Penyelamatan Pilot F-15E dan Kekuatan Militer Iran. Berikut adalah rangkuman berita internasional terkini yang mencakup berbagai isu penting, mulai dari operasi penyelamatan pilot hingga pernyataan tegas Iran terhadap ultimatum Presiden AS Donald Trump.

 

  1. Drama Penyelamatan Pilot F-15E Strike Eagle

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keberhasilan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) tempur yang disebutnya sebagai salah satu yang paling berani dalam sejarah militer AS. Seorang perwira spesialis senjata berpangkat Kolonel berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah jet tempur F-15E Strike Eagle yang awaknya ditembak jatuh di wilayah barat daya Iran pada Jumat lalu.

 

Dua awak pesawat berhasil melontarkan diri sebelum pesawat menghantam tanah. Sementara satu kru telah diamankan lebih awal, perwira kedua sempat dinyatakan hilang dan memicu pencarian skala besar oleh militer Iran dan kelompok sipil setempat. Mereka menawarkan imbalan sebesar 60 ribu dolar AS atau sekira Rp 950 juta untuk penangkapannya.

 

Selama hampir 24 jam, perwira tersebut berhasil menghindari penangkapan dengan mengandalkan latihan Survival, Evasion, Resistance, and Escape (SERE). Mengutip laporan The New York Times, pilot tersebut bergerak menjauh dari puing pesawat menuju dataran tinggi untuk bersembunyi. Dengan berbekal pistol dan radio enkripsi, ia memberikan sinyal lokasi kepada komando pusat AS sementara pasukan darat Iran menyisir area tersebut.

 

  1. Pesan Menohok Kepala Staf Angkatan Darat AS Setelah Pemecatannya

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Jenderal Randy George, mengatakan kepada para pejabat Pentagon dalam sebuah email bahwa tentara Amerika layak mendapatkan “pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat”. Pesan menohok yang menyiratkan kalau pemimpin AS saat ini adalah “sosok lemah” tersebut terungkap setelah Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, meminta Jenderal Randy George untuk mengundurkan diri dan pensiun segera.

 

Setelah pemecatannya, sebuah email yang diduga milik George bocor dan keasliannya dikonfirmasi oleh CBS News pada Sabtu (4/4/2026). Seorang pejabat AS mengatakan kepada CBS News kalau George mengirim surat itu kepada Daniel Driscoll, Menteri Angkatan Darat AS, serta kepada para jenderal dan perwira senior di Kepala Staf Gabungan Militer AS.

 

George menulis, “Merupakan suatu kehormatan besar untuk bertugas bersama Anda dan memimpin pasukan dalam membela negara kita.” Dia melanjutkan: “Saya tahu bahwa Anda semua akan terus fokus sepenuhnya pada misi, terus berinovasi, dan bekerja tanpa lelah untuk mengatasi hambatan birokrasi guna menyediakan segala yang dibutuhkan prajurit kita untuk meraih kemenangan di medan perang modern.”

Ia menambahkan: “Para prajurit kita benar-benar yang terbaik di dunia, dan mereka pantas mendapatkan pelatihan yang ketat serta pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat. Saya tidak ragu bahwa Anda akan terus memimpin dengan keberanian, karakter yang kuat, dan tekad yang teguh.”

 

  1. Gedung Putih Bantah Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terkait kondisi kesehatannya. Isu ini mencuat usai Gedung Putih mengumumkan status “press lid” pada Sabtu (4/4/2026) waktu setempat, yang menandakan tidak ada agenda atau penampilan publik presiden sepanjang hari tersebut.

 

Pengumuman “press lid” yang dirilis sekitar pukul 11.08 waktu setempat itu langsung memicu spekulasi di media sosial. Sejumlah pengguna mengaitkannya dengan klaim yang belum terverifikasi bahwa Trump dilarikan ke Walter Reed National Military Medical Center. Rumor tersebut semakin meluas setelah sejumlah komentator dan pasar prediksi ikut mengangkat teori bahwa Trump tengah menjalani perawatan di rumah sakit militer tersebut.

 

Spekulasi juga diperkuat oleh riwayat kunjungan Trump sebelumnya ke Walter Reed yang kerap dikaitkan publik dengan pemeriksaan kesehatan. Tak sedikit yang menduga kunjungan tersebut bukan sekadar pemeriksaan rutin. Status “press lid” adalah istilah dalam praktik komunikasi Gedung Putih yang digunakan untuk memberi tahu media bahwa tidak akan ada lagi aktivitas publik Presiden pada hari tersebut.

 

 

Baca Lainnya

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 09:42 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 14:16 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 07:42 WIB

Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan

10 September 2026 - 02:01 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

8 September 2026 - 18:25 WIB

Trending di Kepri