Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Natuna

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengungkapkan kondisi ekonomi di Natuna yang mengandalkan

badge-check


					TPP ASN, kepada rombongan Staf Khusus Menteri PPN Bappenas. F- ist Perbesar

TPP ASN, kepada rombongan Staf Khusus Menteri PPN Bappenas. F- ist

LantakNews.Com. Natuna-Kondisi jual beli di pasar rakyat wilayah Kabupaten Natuna saat ini tidak baik-baik saja. Bahkan, hanya tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN yang menjadi andalan penggerak ekonomi yang efektif di Natuna pada saat ini.

 

Hal itu disampaikan Bupati Natuna Cen Sui Lan pada saat pertemuan dengan Staf Khusus Menteri PPN Bappenas Sukmo Harsono, Senin (6/4/2026) kemarin. Pertemuan tersebut membahas tata kelola pariwisata berkelanjutan melalui pendekatan Geopark dengan Pemkab Natuna, di Kantor Bupati Natuna.

 

Dalam rapat itu, Staf Khusus Menteri PPN Bappenas Sukmo Harsono menyebutkan, salah satu agenda yang diembannya ke Natuna yaitu memantau pasar guna mengecek harga barang, selain membahas soal pengembangan pariwisata melalui pendekatan Geopark. Kegiatan peninjauan pasar yang dijalankan petinggi Kementerian PPN Bappenas itu disambut baik oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan. Bahkan, Cen Sui Lan mengapresiasi langkah Kementerian PPPN Bappenas tersebut demi kemajuan Natuna.

 

“Baik, terima kasih atas perhatiannya terhadap perekonomian kami di Natuna, Pak. Tapi bapak aja ya ke pasar, saya tak mau ikut. Rumit masalahnya di sana Pak,” ujar Cen Sui Lan sambil bergurau dan tawa peserta rapat.

 

Cen Sui Lan mengungkapkan, kondisi pasar di Natuna sedang tidak baik-baik saja, karena faktor daya beli yang tidak mumpuni.

 

“Coba aja Bapak ke sana, nanti pasti banyak keluhan itu ini yang Bapak dapatkan dari masyarakat. Makanya saya tidak mau ikut, supaya Bapak tahu sendiri seperti apa keadaannya,” sambung Cen Sui Lan.

 

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengungkapkan faktor penggerak ekonomi yang paling mumpuni di Natuna sejak setahun belakangan. Pada kesempatan itu ia hanya menyebutkan satu faktor yang efektif menggerakkan ekonomi masrakat di Natuna.

 

“Dan perlu Bapak ketahui. Hari ini, satu-satunya penggerak ekonomi masyarakat di sini (Natuna) cuma pendapatan ASN, terutama sekali berupa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Kalau gaji mereka, tahu lah kita keadaan gaji ASN ini,” sebutnya disambut tawa peserta lagi.

 

Sementara, unsur-unsur lain seperti program dan kegiatan pemerintah, kegiatan swasta maupun investasi dan lain sebagainya itu tidak berperan efektif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

 

“Memang, masyarakat hari-hari nangkap ikan, berkebun dan berkegiatan lain. Tapi itu lah yang kami makan sehari-hari, Pak. Lebih dari sekadar untuk dimakan tidak bisa, Pak,” ucapnya.

 

Oleh karena itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan berharap supaya intervensi dan perhatian pemerintah pusat segera dihadirkan di Natuna. Agar kondisi perekonomian masyarakat dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.

 

“Karena perekonomian masyarakat Kabupaten Natuna ini benar-benar tergantung dengan pemerintah pusat, Pak. Mudah-mudahan Kementerian PPN Bappenas dapat jadi jembatan yang efektif bagi kami di daerah dengan pusat,” demikian Cen Sui Lan

 

 

 

Baca Lainnya

BI Uang Digital Tak Akan Gantikan Uang Kartal

19 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Krisis Komponen Ubah Strategi Apple: iPhone 18 Pro Didahulukan, Model Standar Mundur ke 2027

17 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Suzuki Banting Setir: XL7 Hybrid Hadir di Batam, Garansi Baterai 8 Tahun!

17 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Pembiayaan Syariah Tembus Rp720 Triliun, BI Dorong Korporasi Perluas Investasi

13 Agustus 2026 - 09:00 WIB

BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif

4 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Trending di Ekonomi