Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Honor RT RW Belum Bisa Naik, Pemkot Cilegon Dihadapkan pada Tekanan Fiskal di Awal Pemerintahan Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan 3.100 Pelari Siap Ramaikan BTN Kepri MoonRun 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Gubernur Ansar Agendakan Kunker ke Anambas, Tinjau SPPG dan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Peresmian Pelantar HDPE

Nasional

Kebebasan Berpikir Tanpa Kehilangan Jati Diri, Tantangan Pendidikan Pelajar Muslim di Era Modern

badge-check


					Kebebasan Berpikir Tanpa Kehilangan Jati Diri, Tantangan Pendidikan Pelajar Muslim di Era Modern Perbesar

Lantaknews.com. Jakarta-Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, dan keterbukaan informasi, pelajar Indonesia dihadapkan pada tantangan besar dalam menjaga identitas, nilai, dan arah kehidupannya. Kebebasan berpikir yang semestinya menjadi instrumen kemajuan justru dapat kehilangan arah apabila tidak disertai fondasi moral, spiritual, dan intelektual yang kuat.

Pemikiran tersebut menjadi relevan ketika kita merefleksikan buku Kemi: Cinta Kebebasan yang Tersesat karya Adian Husaini. Buku ini dapat menjadi bahan diskusi kritis mengenai hubungan antara kebebasan, pendidikan, ideologi, dan pembentukan karakter generasi muda.

Alden Anarki Hasibuan, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PB PII, menilai bahwa tantangan pendidikan hari ini tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga menyangkut bagaimana pendidikan mampu membentuk manusia yang memiliki orientasi nilai dan kesadaran identitas.

“Kebebasan berpikir merupakan bagian penting dari kemajuan peradaban. Namun, kebebasan tidak boleh dimaknai sebagai kehilangan arah, apalagi melepaskan diri dari tanggung jawab moral dan nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan,”

Menurutnya, pendidikan seharusnya tidak berhenti pada proses transfer pengetahuan. Pendidikan harus menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan keimanan, pengembangan daya kritis, dan pembangunan kesadaran kebangsaan.

Kader Pelajar Islam Indonesia tidak boleh menjadi generasi yang hanya mengikuti arus pemikiran tanpa kemampuan memahami, menilai, dan mengkritisinya. Sebaliknya, harus memiliki kapasitas intelektual untuk berdialog dengan berbagai gagasan, sekaligus keteguhan prinsip dalam mempertahankan nilai-nilai Islam.

Alden memandang bahwa keterbukaan terhadap perkembangan pemikiran dunia merupakan keniscayaan. Namun, keterbukaan tersebut harus berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan Islam, tradisi keilmuan, dan pembentukan karakter.

Kita tidak sedang berbicara tentang membangun generasi yang tertutup terhadap perubahan. Kita sedang berbicara tentang membangun generasi yang mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati dirinya.

Dalam hal ini Pelajar Islam Indonesia memiliki tanggung jawab strategis untuk menjadi ruang kaderisasi intelektual dan kepemimpinan. Organisasi harus mampu melahirkan pelajar yang kritis terhadap ketidakadilan, memiliki keberanian menyampaikan kebenaran, serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Pada akhirnya, kebebasan yang sejati bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang disertai kesadaran, tanggung jawab, dan orientasi nilai.

Pelajar Islam Indonesia harus menjadi generasi yang merdeka dalam berpikir, kokoh dalam prinsip, luas dalam wawasan, dan luhur dalam akhlak.

Sebab, tantangan terbesar generasi muda bukan sekadar menghadapi perubahan zaman, melainkan memastikan bahwa perubahan zaman tidak membuat mereka kehilangan arah dan identitas.

Baca Lainnya

Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah

7 November 2026 - 20:27 WIB

MAKIN PANAS..! Tersangka Penyadapan Prabowo Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Dipindahkan ke Rutan Mako Brimob

6 November 2026 - 05:29 WIB

Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal

5 November 2026 - 16:18 WIB

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction

5 November 2026 - 16:16 WIB

Putra Aceh Rahmat Al Qahhar Kecam Keras Dugaan Penembakan Warga Di Pidie: Darah Kembali Tumpah Di Tanah Aceh, Usut Tuntas

4 November 2026 - 18:47 WIB

Trending di Nasional