10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Sumatera Selatan

Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan

badge-check


					Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan Perbesar

Lantaknews.com. Palembang-Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni FISIP Universitas Sriwijaya (IKA FISIP Unsri), Dr (c) Agung Prithatna, M.Kesos, menilai langkah Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam menangani dampak kabut asap menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menurut Agung, Ratu Dewa konsisten turun langsung ke lapangan, melihat kondisi masyarakat serta memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan.

“Wali Kota turun langsung melihat kondisi di lapangan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi dampak kabut asap,” ujar Agung.

Ia mengatakan, penanganan situasi tersebut membutuhkan respons cepat dan koordinasi antarpihak. Kehadiran kepala daerah di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan jajaran bekerja sesuai kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Yang kita lihat adalah kerja konkretnya. Wali Kota turun, berkoordinasi dengan jajaran dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian,” katanya.

Agung menegaskan, kondisi yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian utama. Karena itu, langkah pemerintah kota dalam membantu warga terdampak perlu dilihat dari tindakan nyata di lapangan.

“Jangan terjebak pada potongan pernyataan. Lihat secara utuh apa yang dilakukan. Wali Kota turun langsung dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan,” tegasnya.

Menurut Agung, pemerintah daerah memang dituntut hadir ketika masyarakat menghadapi situasi darurat lingkungan dan kesehatan.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir. Dan itu yang sedang dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran,” pungkas Agung. (Red)

Baca Lainnya

BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal

28 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang

28 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Yayasan IGM Perlu Jujur Akui Ada Aktivitas Komersial, Status Nirlaba Tak Otomatis Bebas PBB

28 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Harmoni Asa Usung Semangat Restorasi, Tawarkan Penguatan Aspirasi dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa POLSRI

27 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lemahnya Kelembagaan DPRD Sumsel Sikapi Karhutla, Pengamat: PAW Bisa Jadi Jalan Penyegaran

19 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Trending di Sumatera Selatan