BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

Banten

Mahasiswa Cipayung Plus Serang Serukan Aksi Besar: Kritik “Serakahnomics” Menggema di Banten

badge-check


					Mahasiswa Cipayung Plus Serang Serukan Aksi Besar: Kritik “Serakahnomics” Menggema di Banten Perbesar

Lantaknews.com. SerangGelombang kritik terhadap kondisi ekonomi nasional kembali menguat, sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam “Cipayung Plus Serang” menyerukan aksi demonstrasi besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Seruan aksi tersebut tersebar melalui poster digital bernuansa merah yang menampilkan simbol organisasi mahasiswa seperti HMI, IMM, GMNI, dan elemen Cipayung Plus lainnya, dalam poster itu, massa aksi mengusung tema:

“Negara Dikerubungi Serakahnomics, Rakyat Sengsara”

Narasi tersebut menjadi bentuk kritik keras terhadap kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Poster juga menampilkan dua figur pejabat negara dengan bagian mata ditutupi garis merah, menggambarkan simbol perlawanan, kritik sosial, dan tudingan bahwa pemerintah dianggap “tidak melihat” penderitaan rakyat, aksi dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB dengan titik konsentrasi massa di kawasan KP3B Banten.

Dalam ajakannya, penyelenggara menyerukan partisipasi mahasiswa dan masyarakat untuk turun ke jalan menyuarakan keresahan publik terhadap berbagai persoalan nasional.

Kalimat penutup dalam poster berbunyi:

“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!” yang identik dengan slogan gerakan mahasiswa dalam berbagai aksi sosial-politik di Indonesia.

Fenomena konsolidasi mahasiswa melalui jaringan Cipayung Plus sendiri belakangan marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah aksi serupa muncul di Surabaya, Tasikmalaya, Cirebon, Bone, hingga Sorong dengan isu utama berupa kenaikan harga kebutuhan pokok, tekanan ekonomi, kebijakan fiskal pemerintah, hingga kritik terhadap tata kelola demokrasi.

Di Surabaya, misalnya, massa Cipayung Plus menyoroti pelemahan ekonomi nasional dan kenaikan harga BBM dalam demonstrasi di depan DPRD Surabaya.

Sementara di beberapa daerah lain, mahasiswa menuntut evaluasi terhadap program pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran serta mendesak pemerintah lebih fokus pada kesejahteraan rakyat.

Istilah “Serakahnomics” yang digunakan dalam poster aksi di Serang diduga merupakan permainan kata dari “serakah” dan “economics”, yang diarahkan sebagai kritik terhadap sistem ekonomi yang dianggap hanya menguntungkan kelompok elite tertentu, sementara masyarakat luas menghadapi tekanan ekonomi berkepanjangan.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Provinsi Banten maupun aparat keamanan terkait pengamanan aksi tersebut, namun, melihat pola demonstrasi mahasiswa sebelumnya, aparat kepolisian biasanya melakukan pengawalan dan pengamanan guna menjaga aksi tetap berlangsung kondusif. (Red)

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 01:38 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 01:35 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 08:20 WIB

Ketua Baitul Mal Langsa Dukung PKRM dan PRIMA DMI Langsa Award 2026

10 September 2026 - 07:54 WIB

MPU Langsa Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI, Tekankan Pentingnya Pedoman Syariat Islam dan jaga koridor syariat.

10 September 2026 - 05:48 WIB

Trending di Aceh