BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

Regional

Data JKN Diperkuat, BPJS Kesehatan Palembang Dukung Integrasi Skrining TB dan CKG

badge-check


					Data JKN Diperkuat, BPJS Kesehatan Palembang Dukung Integrasi Skrining TB dan CKG Perbesar

Lantaknews.com. Palembang-BPJS Kesehatan Cabang Palembang memperkuat data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung integrasi skrining Tuberkulosis (TB) dan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Tracing Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Puskesmas Sukarami, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus.

Kehadiran kedua pejabat tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya sinkronisasi data kependudukan dengan data kepesertaan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, data yang akurat dapat mencegah kendala administrasi ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan.

“Data Dukcapil harus sinkron agar ketika terhubung ke BPJS Kesehatan tidak menimbulkan kendala bagi masyarakat.

Karena itu, dalam kegiatan seperti ini perlu ada Dukcapil, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan, terutama saat pengecekan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI),” kata Benyamin.

BPJS Kesehatan Cabang Palembang kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memastikan data peserta JKN sesuai dengan kondisi di lapangan.

Validasi tersebut membantu petugas menentukan status kepesertaan masyarakat dan memberikan tindak lanjut layanan kesehatan secara tepat.

Dalam penanganan TB, proses layanan dapat berlanjut dari penemuan kasus, pemeriksaan dan diagnosis hingga pengobatan serta pemantauan terapi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Muhammad Fakhriza melalui Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi Syska Mayasari juga mengajak masyarakat aktif memperbarui data kependudukan.

“Validasi data peserta sangat penting. Kami mengedukasi masyarakat untuk segera melapor jika terdapat perubahan data,” ujar Syska.

Untuk memudahkan peserta melakukan administrasi, BPJS Kesehatan menyediakan sejumlah kanal layanan.

Masyarakat dapat memanfaatkan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, aplikasi Mobile JKN, maupun Loket BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik.

Penguatan data JKN tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan CKG dan skrining TB secara lebih efektif.

Dengan data yang akurat, petugas dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Dukcapil, Dinas Sosial, dan fasilitas kesehatan juga menjadi langkah penting untuk mempercepat penemuan kasus TB serta memastikan masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan. (Red)

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 01:38 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 01:35 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 08:20 WIB

Ketua Baitul Mal Langsa Dukung PKRM dan PRIMA DMI Langsa Award 2026

10 September 2026 - 07:54 WIB

MPU Langsa Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI, Tekankan Pentingnya Pedoman Syariat Islam dan jaga koridor syariat.

10 September 2026 - 05:48 WIB

Trending di Aceh