Menu

Mode Gelap
Di Balik Pelemahan Rupiah, Singapura Dituding Menjadi Pusat Perputaran Dana dan Transaksi Spekulatif yang Merugikan Indonesia Terima Audiensi Gubernur Ansar, Wamen Giring Nyatakan Dukungan Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi Warga Sei Jang Tuntaskan Pemilihan RT 01 RW 04 Lewat Musyawarah Tanpa Voting Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Tanjungpinang

Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama pulaupenyengat.id

badge-check


					Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama pulaupenyengat.id Perbesar

Lantaknews.com. Tanjungpinang-Pulau Penyengat bukan sekadar ikon dan destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepri. Namun lebih jauh Penyengat juga dapat berfungsi sebagai ruang pembelajaran hidup yang kaya akan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lingkungan dunia Melayu.

Lewat program yang sejak lama ditaja bersama Nusantara Connect Singapore, pulaupenyengat.id kembali menghadirkan para pelajar Singapura ke Pulau Penyengat. Tidak hanya berkunjung, namun para pelajar secara langsung benar-benar merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat di pulau bersejarah itu. Mereka menginap di Pulau Penyengat selama empat malam, berinteraksi dengan masyarakat, bahkan melaksanakan dan mengikuti berbagai program.

Pendiri pulaupenyengat.id Raja Farul mengatakan, selama di Penyengat para pelajar Singapura terlibat secara aktif dalam serangkaian kegiatan. Tidak hanya mempelajari sejarah dan budaya Melayu, para pelajar antusias mengikuti kegiatan edukasi lingkungan seperti penanaman mangrove, dan budaya gotong royong masyarakat.

“Ini yang keenam kalinya kami laksanakan. Mereka belajar, menyaksikan langsung adab dan tata krama orang Melayu dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga mengenalkan tradisi dan adat perkawinan orang Melayu. Keseharian, dan tradisi kita justru sangat menarik perhatian mereka. Selama lima hari, empat malam mereka menginap di Penyengat. Hingga merasakan betul keseharian hidup orang Melayu,” kata Raja Farul, Minggu (7/6).

Melalui kerja sama tersebut, lanjut Farul, para pelajar juga diajak untuk berpikir kritis dan ilmiah dengan melakukan riset lapangan. Banyak hal yang diteliti, salah satunya mengenai pengembangan wisata berbasis masyarakat. Para pelajar Singapura belajar bagaimana sebuah komunitas lokal dapat menjadi motor penggerak, sekaligus menjaga keberlanjutan pariwisata di daerah.

Terselenggaranya program kerja sama antara Nusantara Connect Singapore dan pulaupenyengat.id ini merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Selama enam kali berturut, terlaksananya program ini memperlihatkan kepercayaan dan komitmen yang kuat dari Nusantara Connect Singapore terhadap  potensi yang dimiliki Pulau Penyengat.

pulaupenyengat.id merupakan sebuah platform dan komunitas yang berdedikasi dalam mempromosikan, sekaligus melestarikan warisan sejarah, budaya, serta potensi wisata Pulau Penyengat. Komunitas ini diinisiasi oleh masyarakat dan melaksanakan berbagai program berbasis masyarakat. Sedangkan Nusantara Connect Singapore adalah organisasi yang bergerak dalam mempererat hubungan budaya, dan pendidikan antara Singapura dengan Indonesia. Kedua organisasi ini kerap melaksanakan program pertukaran, dan wisata edukasi.

“Sekaligus menegaskan posisi Kota Tanjungpinang sebagai destinasi wisata edukasi unggulan di kawasan  regional. Khususnya dalam konteks sejarah peradaban Melayu dan keanekaragaman budaya Nusantara. Kami mengharapkan kerja sama ini dapat terus berkembang, hingga mampu menjadi wadah bagi pengenalan budaya lintas negara bagi generasi muda,” ungkap Farul.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Qanit MY
Editor : Amka

 

Baca Lainnya

Warga Sei Jang Tuntaskan Pemilihan RT 01 RW 04 Lewat Musyawarah Tanpa Voting

11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik

11 Juni 2026 - 10:45 WIB

Weni Ajak Kader PKK Perkuat Administrasi dan Wujudkan Kampung Ceria

10 Juni 2026 - 12:18 WIB

Sekda Zulhidayat: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan

10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Wawako Raja Ariza Dukung Program PKG: Deteksi Dini Penyakit dan Faktor Risiko

9 Juni 2026 - 13:24 WIB

Trending di Tanjungpinang