Menu

Mode Gelap
Usai Penantian Empat Dekade, Kanada Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi Bunda Literasi Bintan Buka Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2026 Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

Tanjungpinang

Identifikasi Potensi Ekonomi, Wawako Raja Ariza Sampaikan Upaya Peningkatan Keuangan Daerah

badge-check


					Identifikasi Potensi Ekonomi, Wawako Raja Ariza Sampaikan Upaya Peningkatan Keuangan Daerah Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza ikuti rapat Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri RI (REBOAN) bersama Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI, secara daring dari Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (20/5/2026).
Wawako Raja Ariza menegaskan bahwa salah satu solusi dalam penyelesaian tunda bayar adalah dengan mengupayakan tambahan transfer dari pemerintah pusat. Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam merealisasikan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah secara maksimal.
“Visi dan misi yang telah ditetapkan tidak dapat berjalan optimal apabila tidak didukung dengan ketersediaan anggaran yang memadai. Oleh karena itu, kami berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah pusat, termasuk dalam hal pengambilalihan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” jelasnya.
Selain itu, sektor retribusi parkir memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan melalui pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
“Retribusi parkir merupakan salah satu sumber PAD yang stabil. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan menyeluruh agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah semakin optimal,” ujarnya.
Raja Ariza memaparkan pentingnya mengukur sejauh mana kemampuan daerah dalam menjawab isu-isu strategis, khususnya terkait perkembangan perekonomian di Kota Tanjungpinang. Ia menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah harus berjalan seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Pemerintah daerah harus mampu mengidentifikasi potensi ekonomi yang ada serta memastikan kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Raja Ariza.
Direktorat Jenderal Otonomi Daerah dalam kesempatan itu juga mengimbau agar Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat melakukan berbagai terobosan, khususnya dalam efisiensi belanja pegawai. Selain itu, potensi PAD yang selama ini belum tergarap secara maksimal diharapkan dapat kembali digali dan dikawal secara serius.
“Pentingnya pengamanan dan pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah. Optimalisasi PAD tidak hanya soal menggali potensi, tetapi juga memastikan pengamanan dan pengawasan berjalan efektif,” tambahnya.
Sementara itu, Dirjen Keuangan Daerah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat menganggarkan dana untuk pembayaran tunda bayar melalui APBD pada tahun berikutnya.
“Pemerintah daerah wajib untuk menyelesaikan seluruh kewajiban melakukan pembayaran yang masih tertunda, dan ini merupakan sebagai langkah penyelesaian kewajiban keuangan daerah secara bertahap,” jelas Dirjen Keuangan. (Red)

Baca Lainnya

Jelang SPMB SMA/SMK, Disdukcapil Tanjungpinang Percepat Pelayanan KK

12 Juni 2026 - 15:41 WIB

Atlet Terbaik O2SN dan GSI Siap Wakili Tanjungpinang di Tingkat Provinsi

12 Juni 2026 - 15:36 WIB

Pemko Tanjungpinang Matangkan Persiapan MTQH XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026

12 Juni 2026 - 08:07 WIB

Warga Sei Jang Tuntaskan Pemilihan RT 01 RW 04 Lewat Musyawarah Tanpa Voting

11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik

11 Juni 2026 - 10:45 WIB

Trending di Tanjungpinang