Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas Masjid Raya Bintaro Jaya Jadi Lokasi Bimtek Manajemen Masjid Modern bagi 24 Masjid Tangsel

Tanjungpinang

Ciptakan Generasi Emas, Wali Kota Lis Ajak Orang Tua Siswa Komitmen Berikan Perhatian Kepada Anak

badge-check


					Ciptakan Generasi Emas, Wali Kota Lis Ajak Orang Tua Siswa Komitmen Berikan Perhatian Kepada Anak Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Pertemuan silaturahmi antara Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan wali siswa kelas 9 merupakan momen krusial, yang seringkali difokuskan untuk memperkuat sinergi pendidikan. Pertemuan dilaksanakan bersama wali siswa kelas 9 SMPN 6 Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026).

Wali Kota Lis Darmansyah mengajak para orang tua dan wali siswa untuk membangun komitmen bersama dengan guru di sekolah untuk menciptakan anak anak generasi emas yang berkualitas.

“Strategi kolaborasi guru dan orang tua untuk keberhasilan belajar siswa bukan sekadar slogan pendidikan. Ini adalah kebutuhan nyata dalam dunia pendidikan modern. Anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga di rumah. Jika keduanya berjalan searah, hasilnya akan jauh lebih maksimal,” ucap Lis.

Lebih lanjut Lis menjelaskan bahwa guru di sekolah berperan sebagai fasilitator pembelajaran di kelas. Mereka merancang kurikulum, mengelola kelas, serta membimbing siswa memahami materi. Waktu siswa di sekolah sangat terbatas, dan peran orang tua menjadi sangat penting.

“Pendidikan orang tua adalah pendidik pertama dan utama. Di rumah, anak belajar nilai, disiplin, dan kebiasaan mengaji bagi yang muslim. Ketika orang tua menunjukkan perhatian terhadap tugas sekolah, belajar mengaji setiap hari, maka anak akan merasa bahwa pendidikan disekolah dan spiritual itu penting karena mendapat perhatian lebih dari orang tuanya,” jelas Lis.

Lis menegaskan dengan kolaborasi antara guru dan orang tua menciptakan lingkungan belajar yang konsisten dan suportif. Serta strategi kolaborasi guru dan orang tua untuk keberhasilan belajar siswa memberikan dampak besar, baik dalam aspek akademik, karakter maupun spiritual.

“Ketika komunikasi berjalan baik, masalah dapat di deteksi lebih awal. Misalnya, jika nilai anak menurun, sering cabut sekolah, maka guru dapat memberi informasi kepada orang tua untuk mencari solusi bersama,” pesan Lis.

Di penghujung acara juga dilakukan interaksi dan diskusi antara orang tua siswa bersama Wali Kota, Kadis Pendidikan dan Kepala Sekolah untuk mencari solusi dan kesepakatan bersama dalam menangani peserta didik baik saat disekolah maupun dirumah.

Redaksi : IMJ
Editor : AKM

Baca Lainnya

Goro ASN Pemko Tanjungpinang Mulai Ditiru Warga, Kini Jadi Kebiasaan

13 September 2026 - 01:15 WIB

Sekda Zulhidayat apresiasi Kodaeral IV mempercantik Pulau Penyengat.

13 September 2026 - 01:13 WIB

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

13 September 2026 - 01:08 WIB

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Trending di Tanjungpinang